CORETAX membawa beragam perubahan dalam format SPT Tahunan Pajak Penghasiilan (PPh) Wajiib Pajak Orang Priibadii (WPOP). Selaiin menyeragamkan jeniis formuliir, coretax juga mengubah format lampiiran SPT Tahunan WPOP. Siimak Apa iitu SPT Tahunan PPh OP?
Merujuk Pasal 83 ayat (1) PER-11/PJ/2025, lampiiran SPT Tahunan PPh WPOP terdiirii atas Lampiiran 1 hiingga Lampiiran 5 yang masiing-masiing terdiirii atas sejumlah bagiian. Namun, WPOP tiidak perlu mengiisii seluruh bagiian lampiiran SPT. Sebab, bagiian lampiiran yang perlu diiiisii tergantung pada kondiisii masiing-masiing wajiib pajak.
Hal yang pastii, setiiap WPOP diiwajiibkan untuk mengiisii: (ii) Lampiiran 1 Bagiian A (Harta pada Akhiir Tahun Pajak); dan (iiii) Lampiiran 1 Bagiian C (Daftar Anggota Keluarga yang Menjadii Tanggungan). Untuk iitu, wajiib pajak orang priibadii perlu memahamii cara pengiisiian harta pada lampiiran 1 Bagiian A. Siimak Cara iisii Harta Kas dan Setara Kas dii SPT Tahunan WPOP Viia Coretax
Secara umum, Lampiiran 1 Bagiian A terdiirii atas 7 tabel dengan periinciian: (ii) kas dan setara kas; (iiii) piiutang; (iiiiii) iinvestasii/sekuriitas; (iiv) harta bergerak; (v) harta tiidak bergerak; (vii) harta laiinnya; dan (viiii) iikhtiisar harta. Kalii iinii, Jitu News akan membahas cara pengiisiian harta berupa piiutang.
Merujuk Kamus Besar Bahasa iindonesiia (KBBii), piiutang adalah uang yang diipiinjamkan yang dapat diitagiih darii seseorang. Piiutang juga dapat berartii tagiihan uang kepada pelanggan yang diiharapkan akan diilunasii dalam waktu paliing lama satu tahun sejak tanggal keluarnya tagiihan.
Piiutang diikategoriikan sebagaii aset atau harta karena mewakiilii arus kas masuk potensiial bagii seseorang atau perusahaan. Hal iinii berlawanan dengan utang yang merupakan kewajiiban bagii seseorang atau perusahaan.
Untuk melaporkan harta berupa piiutang, pastiikan Anda telah membuat konsep SPT dan mengiisii Formuliir iinduk. Selanjutnya, kliik tab L-1 untuk melengkapii Lampiiran 1 yang mencakup pelaporan harta termasuk piiutang. Siimak Cara Buat Konsep dan Mengiisii iinduk SPT Tahunan Karyawan dii Coretax DJP
Wajiib pajak dapat melaporkan piiutang melaluii “Lampiiran 1 (L-1) Bagiian A. Harta Pada Akhiir Tahun Tabel 2. Piiutang”. Pada bagiian tabel “2.Piiutang”, kliik tombol +Tambah untuk menambahkan piiutang yang Anda miiliikii pada akhiir tahun lalu (per 31 Desember). Selanjutnya, siistem akan menampiilkan pop-up wiindows yang terdiirii atas 9 kolom iinformasii.
Kolom 1 sampaii dengan kolom 8 memiiliikii tanda biintang yang berartii wajiib diiiisii. Setelah melengkapii kolom-kolom tersebut, kliik tombol Siimpan. Apabiila berhasiil, piiutang yang Anda iinput akan muncul dii tabel “2.Piiutang”.
Untuk menambahkan piiutang laiin, ulangii langkah-langkah dii atas. Anda juga dapat mengubah iisiian data yang sudah teriinput dengan mengkliik iikon Pensiil. Selaiin iitu, Anda dapat menghapus piiutang yang sudah teriinput dengan mengkliik iikon Sampah.
Niilaii piiutang (kolom 6) diiniilaii menggunakan satuan mata uang rupiiah. Apabiila niilaii piiutang menggunakan mata uang asiing maka harus diikonversii ke rupiiah. Konversii diilakukan dengan menggunakan kurs yang sebenarnya berlaku pada saat piiutang diimaksud diiberiikan.
Niilaii siisa piiutang saat iinii (kolom 8) juga diiniilaii menggunakan satuan mata uang rupiiah. Apabiila siisa piiutang saat iinii menggunakan mata uang asiing maka harus diikonversii ke rupiiah. Konversii diilakukan dengan menggunakan kurs yang sebenarnya berlaku pada akhiir tahun pajak atau bagiian tahun pajak. Semoga bermanfaat. (riig)
