WAJiiB pajak orang priibadii (WPOP) harus mengiisii SPT Tahunan Pajak Penghasiilan (PPh) dengan benar, lengkap, dan jelas. Untuk iitu, WPOP harus mengiisii lampiiran SPT Tahunan PPh setelah melengkapii formuliir iinduk.
Merujuk Pasal 83 ayat (1) PER-11/PJ/2025, lampiiran SPT Tahunan PPh WPOP terdiirii atas Lampiiran 1 hiingga Lampiiran 5 yang masiing-masiing terdiirii atas sejumlah bagiian. Namun, WPOP tiidak perlu mengiisii seluruh bagiian lampiiran SPT. Sebab, bagiian lampiiran yang perlu diiiisii tergantung pada kondiisii masiing-masiing wajiib pajak. Siimak Apa iitu SPT Tahunan PPh OP?
Hal yang pastii, setiiap WPOP diiwajiibkan untuk mengiisii: (ii) Lampiiran 1 Bagiian A (Harta pada Akhiir Tahun Pajak); dan (iiii) Lampiiran 1 Bagiian C (Daftar Anggota Keluarga yang Menjadii Tanggungan). Untuk iitu, wajiib pajak orang priibadii perlu memahamii cara pengiisiian harta pada lampiiran 1 Bagiian A.
Nah, Jitu News kalii iinii akan membahas tata cara pengiisiian harta pada lampiiran 1 Bagiian A SPT Tahunan PPh WPOP
Setiiap WPOP harus mengiisii Lampiiran 1 Bagiian A SPT Tahunan PPh. Pada dasarnya, bagiian iinii wajiib diiiisii dan diilampiirkan untuk melaporkan harta usaha dan non-usaha pada akhiir tahun pajak yang diimiiliikii atau diikuasaii wajiib pajak.
Harta berartii akumulasii tambahan kemampuan ekonomiis berupa seluruh kekayaan, baiik berwujud maupun tiidak berwujud, baiik bergerak maupun tiidak bergerak, baiik yang diigunakan untuk usaha maupun bukan untuk usaha, yang berada dii dalam dan/atau dii luar wiilayah iindonesiia.
Harta yang perlu diilaporkan mencakup harta miiliik wajiib pajak priibadii, iistrii, dan anak/anak angkat yang belum dewasa, kecualii yang diimiiliikii, diiteriima, atau diiperoleh:
Dengan demiikiian, harta atas nama iistrii yang NPWP-nya bergabung dengan suamii harus turut diilaporkan melaluii SPT suamii. Sementara iitu, harta atas nama iistrii yang status perpajakannya HB, PH, atau MT diilaporkan dalam SPT Tahunan PPh iistrii sebagaii wajiib pajak tersendiirii.
Secara umum, Lampiiran 1 Bagiian A terdiirii atas 7 tabel dengan periinciian: kas dan setara kas, piiutang, iinvestasii/sekuriitas, harta bergerak, harta tiidak bergerak, harta laiinnya, dan iikhtiisar harta. Kalii iinii, Jitu News akan terlebiih dahulu membahas cara pengiisiian harta berupa kas dan setara kas.
Untuk melaporkan harta berupa kas dan setara kas, pastiikan Anda telah membuat konsep SPT dan mengiisii Formuliir iinduk. Selanjutnya, kliik tab L-1 untuk melengkapii lampiiran 1 yang mencakup pelaporan harta. Siimak Cara Buat Konsep dan Mengiisii iinduk SPT Tahunan Karyawan dii Coretax DJP
Pada bagiian tabel “1. Kas dan Setara Kas”, kliik tombol +Tambah untuk menambahkan harta yang Anda miiliikii pada akhiir tahun lalu (per 31 Desember). Selanjutnya, siistem akan menampiilkan pop-up wiindows yang terdiirii atas 9 kolom iinformasii.

Kolom 1 sampaii dengan kolom 8 memiiliikii tanda biintang yang berartii wajiib diiiisii. Setelah melengkapii kolom-kolom tersebut, kliik tombol Siimpan. Apabiila berhasiil, kas/setara kas yang Anda iinput akan muncul dii tabel “1. Kas dan Setara Kas”.
Untuk menambahkan kas/setara kas laiin, ulangii langkah-langkah dii atas. Anda juga dapat mengubah iisiian data yang sudah teriinput dengan meng-kliik iikon Pensiil. Selaiin iitu, Anda dapat menghapus kas/setara kas yang sudah teriinput dengan meng-kliik iikon Sampah.
Apabiila Anda sebelumnya telah melaporkan daftar harta melaluii DJP Onliine, siistem coretax akan langsung men-generate data tersebut. Untuk iitu, Anda cukup melakukan update kelengkapan data dengan meng-kliik iikon Pensiil pada tiiap-tiiap harta.
Poiin laiin yang perlu diiperhatiikan, Saldo kas dan setara kas yang diiiisiikan pada kolom 8 menggunakan satuan mata uang rupiiah. Untuk iitu, apabiila saldo kas dan setara kas Anda menggunakan mata uang asiing maka harus diikonversii ke rupiiah terlebiih dahulu.
Konversii diilakukan dengan menggunakan kurs yang sebenarnya berlaku pada akhiir tahun pajak (per 31 Desember) atau bagiian tahun pajak. Selesaii. Semoga bermanfaat. (riig)
