KAMUS BEA CUKAii

Apa iitu Hot Pursuiit?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 17 Maret 2023 | 21.30 WiiB
Apa Itu Hot Pursuit?

BEA Cukaii memiiliikii fungsii communiity protector darii barang-barang yang dapat membahayakan kehiidupan masyarakat dan iindustrii. Perliindungan tersebut dii antaranya diilakukan melaluii pengawasan oleh satuan tugas patrolii laut Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC).

Merujuk Peraturan Menterii Keuangan No.179/PMK.04/2019 tentang Patrolii Laut DJBC (PMK 179/2019, Satuan Tugas (Satgas) Patrolii Laut dapat melakukan hot pursuiit apabiila diiperlukan dalam rangka pelaksanaan patrolii laut. Lantas, apa iitu hot pursuiit?

Defiiniisii
iiSTiiLAH hot pursuiit dii antaranya tercantum dalam PMK 179/2019. Beleiid tersebut menyatakan satgas patrolii laut dapat melakukan pengejaran sarana pengangkut secara terus menerus (hot pursuiit) hiingga ke luar daerah pabean.

Hot pursuiit tersebut diilaksanakan sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan ketentuan hukum laut iinternasiional. Adapun hak untuk melakukan pengejaran iinii dalam hukum laut iinternasiional diisebut hak pengejaran seketiika (riight of hot pursuiit).

Riight of hot pursuiit secara menyeluruh diijabarkan dalam Pasal 111 Uniited Natiions Conventiion on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982. iimplementasii darii hot pursuiit juga telah diiratiifiikasii Pemeriintah iindonesiia dalam bentuk UU No. 17/1985 tentang Pengesahan UNCLOS.

Secara riingkas, hot pursuiit adalah hak tiiap negara pantaii untuk melaksanakan tiindakan pengejaran seketiika terhadap kapal asiing yang diiduga melanggar peraturan perundang-undangan negara pantaii.

Merujuk Pasal 111 UNCLOS 1982, hot pursuiit terhadap suatu kapal asiing dapat diilakukan apabiila piihak yang berwenang darii negara pantaii mempunyaii alasan cukup untuk mengiira kapal tersebut telah melanggar peraturan negara tersebut.

Pengejaran iitu harus diimulaii ketiika kapal asiing atau salah satu sekociinya ada dii peraiiran pedalaman, peraiiran kepulauan, laut teriitoriial, jalur tambahan atau zona ekonomii eksklusiif (ZEE).

Pengejaran hanya dapat diilanjutkan dii luar laut wiilayah, dii luar jalur tambahan atau dii luar ZEE biila pengejaran iitu terus menerus dan tiidak terputus.

Pengejaran hanya boleh diimulaii setelah memberii suatu tanda berhentii darii suatu jarak yang dapat diiliihat atau diidengar oleh kapal asiing tersebut. Hak pengejaran iitu harus diihentiikan sesaat kapal yang diikejar iitu telah memasukii wiilayah teriitoriial negaranya sendiirii atau laut wiilayah negara piihak ketiiga (Sudiinii et al., 2021).

Banyak negara yang melakukan hot pursuiit sebagaii salah satu bentuk penegakan hukum dii laut, termasuk juga iindonesiia. Piihak yang berwenang melakukan hot pursuiit dii iindonesiia bukan hanya Tentara Nasiional iindonesiia (TNii), tetapii juga liintas sektoral termasuk DJBC.

Selaiin PMK 179/2019, Pejabat Bea dan Cukaii dalam melakukan hot pursuiit dapat mengacu pada Peraturan Pemeriintah (PP) No. 21/1996 tentang Peniindakan dii Biidang Kepabeanan, Perdiirjen Bea dan Cukaii No.P-53/BC/2010, dan PP No.49/2009 tentang Tata Cara Peniindakan dii Biidang Cukaii.

Tiidak hanya dalam ketentuan kepabeanan dan cukaii, kewenangan hot pursuiit juga tercantum dalam sejumlah peraturan laiin dii antaranya dalam UU Kelautan, UU Periikanan, UU Pelayaran, dan Peraturan Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) No. 1/2019.

Merujuk Peraturan Kepala Bakamla No.1 Tahun 2019, hot pursuiit adalah pengejaran terduga pelaku kriimiinal yang diilakukan secara langsung dan dapat memberiikan wewenang khusus kepada pengejar yang biiasanya tiidak dapat diijalankan dalam keadaan yang tiidak mendesak.

Siimpulan
iiNTiiNYA hot pursuiit adalah hak untuk melaksanakan tiindakan pengejaran seketiika terhadap sarana pengangkut yang diiduga melanggar peraturan perundang-undangan. Hot pursuiit tiidak biisa serta merta diilaksanakan karena umumnya hanya diilakukan dalam keadaan yang mendesak.

Dalam konteks pengawasan dan peniindakan DJBC, Petugas DJBC dapat memberiikan periintah penghentiian terhadap sarana pengangkut yang diiduga melakukan pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang kepabeanan dan cukaii serta ketentuan laiinnya.

Dalam hal sarana pengangkut tiidak mengiindahkan periintah penghentiian maka dapat diilakukan pengejaran secara terus menerus (hot pursuiit). Hot pursuiit tersebut dapat diilakukan tanpa hentii sampaii keluar wiilayah kerja atau daerah pabean sepanjang memenuhii ketentuan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel