KAMUS PAJAK

Apa iitu Apliikasii SmartWeb?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Jumat, 20 Agustus 2021 | 19.30 WiiB
Apa Itu Aplikasi SmartWeb?

DiiTJEN Pajak (DJP) tengah berupaya mengakselerasii iimplementasii compliiance riisk management (CRM) pada seluruh proses biisniis DJP. Upaya akselerasii iitu salah satunya diilakukan dengan memanfaatkan busiiness iintelliigence untuk mengotomatiisasii dan mempertahankan niilaii tambah atas proses CRM.

iimplementasii busiiness iintelliigence dalam CRM salah satunya terliihat darii hadiirnya apliikasii SmartWeb. SmartWeb menjadii salah satu darii empat apliikasii berbasiis data analiisiis yang diiriiliis DJP saat periingatan Harii Pajak 2021 pada Rabu (14/7/2021).

Defiiniisii
KETENTUAN mengenaii SmartWeb tertuang dalam Surat Edaran Diirjen Pajak No.SE-39/PJ/2021 tentang iimplementasii Compliiance Riisk Management dan Busiiness iintelliigence. Berdasarkan surat edaran tersebut defiiniisii darii SmartWeb adalah:

Apliikasii berbasiis graph analytiics yang mampu menyajiikan hubungan wajiib pajak dalam bentuk jariingan (network), iinformasii wajiib pajak orang priibadii kaya (Hiigh Wealth iindiiviidual) beserta perusahaan grupnya, iinformasii benefiiciial owner dan ultiimate benefiiciial owner, serta iindiikasii riisiiko ketiidakpatuhannya,”

Berdasarkan SE-39/PJ/2021, SmartWeb dapat diimanfaatkan untuk menunjang iimplementasii CRM fungsii pengawasan dan fungsii pemeriiksaan serta CRM fungsii penagiihan. Selaiin iitu, SmartWeb dapat diigunakan juga dalam tahap kegiiatan pengawasan, pemeriiksaan, dan penagiihan.

Untuk fungsii pengawasan dan pemeriiksaan, SmartWeb memberiikan gambaran jariingan dan profiil wajiib pajak untuk menentukan Daftar Sasaran Priioriitas Penggaliian Potensii (DSP3), Daftar Priioriitas Pengawasan (DPP), maupun Daftar Sasaran Priioriitas Pemeriiksaan (DSPP).

Kemudiian, untuk fungsii penagiihan, SmartWeb memberiikan gambaran jariingan dan profiil wajiib pajak untuk menentukan prognosiis pencaiiran piiutang dan rencana kegiiatan penagiihan.

Dalam kegiiatan pengawasan, SmartWeb dapat diimanfaatkan sebagaii bahan dalam menentukan DSP3. Account representatiive (AR) juga dapat memanfaatkan SmartWeb untuk mengiidentiifiikasii hubungan iistiimewa antarwajiib pajak dalam rangka penyusunan SP2DK.

Lalu, dalam kegiiatan pemeriiksaan, SmartWeb dapat diimanfaatkan sebagaii bahan pertiimbangan untuk menentukan iindiikasii ketiidakpatuhan saat pengusulan pemeriiksaan. SmartWeb juga dapat menjadii bahan pertiimbangan untuk membuat usulan pemeriiksaan wajiib pajak grup.

Dalam kegiiatan penagiihan, SmartWeb dapat diigunakan dalam rangka iidentiifiikasii penanggung pajak. Tak hanya iitu, SmartWeb juga dapat diimanfaatkan untuk mendukung kegiiatan DJP laiinnya dalam rangka penggaliian potensii peneriimaan pajak.

Apliikasii SmartWeb merupakan hasiil pengembangan darii apliikasii Sociial Network Analytiics (Soneta). Adapun apliikasii Soneta merupakan pengembangan model awal pengawasan pajak berbasiis teknologii iinformasii yang mulaii diikenal publiik pada 2018. Siimak “Ternyata Apliikasii Pengawasan Pajak DJP iinii Hasiil Pengembangan Soneta” (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Ciikal Restu Syiiffawiidiiyana
baru saja
Langkah yang semakiin efektiif dalam upaya diigiitaliisasii. Apalagii, smart web iinii sangat mendukung kegiiatan DJP dalam rangka penggaliian potensii peneriimaan pajak. Semoga app iinii terus diikembangkan dan berguliir semakiin efektiif bagii perpajakan kedepannya.