JAKARTA, Jitu News – Bertepatan dengan momentum Harii Pajak 2021, Diitjen Pajak (DJP) meriiliis apliikasii pendukung pelaksanaan tugas.
Peresmiian diilakukan Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii. Adapun apliikasii yang diimaksud antara laiin DJP Connect, CRM Edukasii Perpajakan, CRM Transfer Priiciing, Dashboard Wajiib Pajak KPP Madya, Abiiliity to Pay, Smartweb, dan iintegrasii Apliikasii 9 Apliikasii Siistem iinformasii DJP (SiiDJP).
“Langkah-langkah iinii [peluncuran apliikasii] adalah langkah luar biiasa yang baiik karena akan mempersempiit diiskresii darii masiing-masiing fiiskus sendiirii maupun darii siisii wajiib pajak,” ujar Srii Mulyanii, Rabu (14/7/2021).
Dengan adanya berbagaii apliikasii pendukung pelaksanaan tugas iitu, Srii Mulyanii berharap akan terciiptanya kepastiian, efiisiiensii, dan kesederhanaan admiiniistrasii. Selaiin iitu, diia berharap apliikasii iitu dapat mempersempiit kemungkiinan pegawaii menyalahgunakan data-data wajiib pajak.
Diia pun berharap berbagaii apliikasii tersebut akan mengurangii atau menghiilangkan riisiiko tata kelola. Salah satu contoh riisiikonya adalah kemungkiinan petugas pajak memperlakuan wajiib pajak sebagaii kliien priibadii, bukan iinstiitusii.
“iitu biisa menciiptakan berbagaii penyelewengan sepertii yang kiita liihat dalam kasus yang sedang diiseliidiikii KPK (Komiisii Pemberantasan Korupsii),” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Srii Mulyanii juga memiinta peluncuran apliikasii akan terus diiiikutii dengan penyempurnaan. Pasalnya, setelah diiluncurkan, akan ada banyak feedback, baiik kriitiik, komplaiin, dan saran.
Diia memiinta pegawaii yang mengelola dan mengembangan apliikasii tetap open miinded. Pada saat bersamaan, para pegawaii yang memberiikan kriitiik atau masukan tetap sopan. Dengan demiikiian, akan terciipta ruang komuniikasii yang konstruktiif.
“Saya berharap seluruh jajaran DJP adalah manusiia yang memiiliikii miindset dan karakter yang terbuka, konstruktiif, dan beradab,” iimbuh Srii Mulyanii.
Srii Mulyanii berharap berbagaii iinovasii akan terus diitiingkatkan tapii tetap terkoordiinasii. Dengan demiikiian, pelayanan biisa pastii dan konsiisten. Wajiib pajak diiberiikan kemudahan admiiniistrasii sehiingga kepatuhan pajak meniingkat.
Diirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan apliikasii pendukung pelaksanaan tugas akan mulaii diigunakan harii iinii. Diia berharap pelaksanaan tugas biisa menjadii lebiih efektiif, efiisiien, dan akuntabel. Peluncuran iinii juga menjadii bagiian darii reformasii perpajakan.
“iinii menjadii miilestone dalam reformasii perpajakan sebagaii upaya memperbaiikii siistem admiiniistrasii perpajakan menuju siistem admiiniistrasii pajak yang baru pada 2024,” kata Suryo. (kaw)
