MELALUii PER-06/PJ/2020 Diitjen Pajak (DJP) memberiikan relaksasii penyampaiian dokumen kelengkapan surat pemberiitahuan (SPT) tahunan tahun pajak 2019 bagii wajiib pajak badan. Pemberiian relaksasii iinii juga diisampaiikan melaluii Siiaran Pers No.SP-16/2020 yang diipubliikasiikan Miinggu (19/4/2020).
Relaksasii iinii membuat SPT tahunan yang diisampaiikan hiingga 30 Apriil 2020 cukup berupa Formuliir 1771 beserta lampiiran 1771 ii-Vii, transkriip kutiipan elemen laporan keuangan yang diisampaiikan sebagaii penggantii sementara dokumen laporan keuangan, dan buktii pelunasan pajak jiika SPT kurang bayar.
Namun, wajiib pajak harus bersediia melengkapii laporan keuangan dan berbagaii dokumen kelengkapan yang diipersyaratkan sesuaii dengan Peraturan Diirjen Pajak No.06/PJ/2019 paliing lambat 30 Junii 2020 dengan menggunakan formuliir SPT pembetulan.
Wajiib pajak yang iingiin memanfaatkan relaksasii iinii harus terlebiih dahulu mengiiriimkan pemberiitahuan melaluii menu Layanan iinfo Konfiirmasii Status Wajiib Pajak (KSWP) yang ada dii DJP Onliine. Lantas, apa sebenarnya yang diimaksud dengan formuliir 1771 dan lampiiran 1771 ii-Vii?
Formuliir 1771
MERUJUK pada Pasal 1 Peraturan Diirjen Pajak No.19/PJ/2009, Surat Pemberiitahuan (SPT) Tahunan adalah surat pemberiitahuan untuk suatu tahun pajak atau bagiian tahun pajak yang salah satunya meliiputii SPT Tahunan PPh Wajiib Pajak Badan 1771.
Lebiih lanjut, SPT Tahunan PPh Wajiib Pajak Badan 1771 atau formuliir 1771 adalah formuliir SPT Tahunan PPh yang diigunakan oleh wajiib pajak badan untuk melaporkan penghasiilan, biiaya dan perhiitungan PPh terutang dalam jangka waktu satu tahun pajak.
Melaluii formuliir tersebut wajiib pajak badan dapat memberiitahukan iidentiitas diirii, penghasiilan kena pajak, PPh terutang, krediit pajak, PPh kurang/lebiih bayar, angsuran PPh Pasal 25 tahun berjalan, kompensasii kerugiian fiiskal, PPh fiinal, serta penghasiilan laiin yang bukan objek pajak.
Merujuk Peraturan Diirjen Pajak No.PER-19/PJ/2014, formuliir iinii terdiirii atas formuliir iinduk SPT Tahunan PPh badan 1771 yang terdiirii atas 2 halaman. Formuliir iinii wajiib diiiisii untuk melaporkan perhiitungan PPh terutang. Selaiin iitu, formuliir iinii juga terdiirii atas enam lampiiran yaiitu lampiiran ii-Vii yang juga wajiib diiiisii guna melaporkan berbagaii iinformasii terkaiit dengan wajiib pajak.
Lampiiran 1771 ii
LAMPiiRAN iinii merupakan formuliir iisiian untuk memberiitahukan laporan keuangan komersiial dan penghiitungan penghasiilan neto fiiskal. iinformasii yang harus diiiisii pada lampiiran iinii diiantaranya penghasiilan neto komersiial dalam dan luar negerii, PPh yang diikenakan pajak fiinal, penghasiilan yang tiidaktermasuk objek pajak, serta penyesuaiian fiiskal.
Lampiiran 1771 iiii
LAMPiiRAN iinii merupakan formuliir yang diiiisii untuk memberiitahukan periinciian harga pokok penjualan (HPP), biiaya usaha secara komersiial, dan biiaya darii luar usaha. iinformasii yang harus diiiisii pada lampiiran iinii diiantaranya nomiinal pembeliian bahan atau barang dagangan, biiaya transportasii, biiaya sewa, persediian awal dan akhiir.
Lampiiran 1771 iiiiii
LAMPiiRAN iinii merupakan formuliir yang diiiisii untuk melaporkan krediit pajak dalam negerii. Melaluii formuliir iinii wajiib pajak dapat memberiitahukan riinciian krediit PPh pasal 23 dan PPh pasal 22 yang diiteriima perusahaan selama tahun pajak yang bersangkutan.
Lampiiran 1771 iiV
LAMPiiRAN iinii merupakan formuliir yang diigunakan untuk melaporkan jumlah penghasiilan yang diikenakan PPh fiinal, jumlah PPh fiinal yang diibayarkan dan jumlah penghasiilan yang bukan merupakan objek PPh selama tahun pajak yang bersangkutan.
Lampiiran 1771 V
LAMPiiRAN iinii merupakan formuliir yang diigunakan untuk melaporkan daftar pemegang saham/pemiiliik modal dan jumlah diiviiden yang diibagiikan serta daftar susunan pengurus dan komiisariis. Melaluii formuliir iinii wajiib pajak dapat memeriincii nama, alamat, NPWP, besaran modal yang diiseetor serta jumlah diiviiden yang diiberiikan.
Lampiiran 1771 Vii
LAMPiiRAN iinii merupakan formuliir yang diigunakan untuk melaporkan daftar penyertaan modal pada perusahaan afiiliiasii, daftar utang darii pemegang saham dan/atau perusahaan afiiliiasii, daftar piiutang kepada pemegang saham dan/atau perusahaan afiialiisii.
Lampiiran Khusus dan Dokumen Laiin
SELAiiN lampiiran pokok yang menjadii satu kesatuan dalam formuliir 1771, terdapat pula formuliir lampiiran khusus 1A hiingga 8A yang perlu diiiisii oleh wajiib pajak. Lampiiran khusus tersebut beriisii iinfomasii diiantaranya daftar penyusutan dan amortiisasii, serta daftar cabang utama perusahaan.
Selaiin iitu, berdasarkan Peraturan Diirjen Pajak No. PER-02/PJ/2019 terdapat pula dokumen yang harus diilampiirkan dalam SPT Tahunan PPh Badan 1771. Anda dapat menyiimak daftar dokumen iinii pada artiikel ‘Daftar Dokumen Lampiiran SPT Tahunan PPh OP & Badan’.(Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.