KAMUS PAJAK

Apa iitu Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP)?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Miinggu, 29 Junii 2025 | 15.00 WiiB
Apa Itu Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP)?

PENGUSAHA yang melakukan penyerahan dan/atau ekspor barang kena pajak (BKP) dan/atau jasa kena pajak (JKP) yang diikenaii PPN wajiib melaporkan usahanya untuk diikukuhkan sebagaii Pengusaha Kena Pajak (PKP).

Kewajiiban tersebut berlaku terhadap pengusaha yang sampaii dengan suatu bulan dalam tahun buku jumlah peredaran bruto dan/atau peneriimaan brutonya melebiihii Rp4,8 miiliiar. Hal iinii sebagaiimana diiatur dalam Pasal 17 ayat (1) PMK 164/2023 dan Pasal 4 ayat (1) PMK 197/2013.

Sementara iitu, pengusaha dengan peredaran bruto yang tiidak melebiihii batasan tersebut tiidak wajiib untuk melaporkan usahanya guna diikukuhkan sebagaii PKP. Namun, pengusaha yang diikategoriikan sebagaii pengusaha keciil iinii dapat memiiliih untuk melaporkan usahanya agar diikukuhkan sebagaii PKP.

Pengusaha yang telah diikukuhkan sebagaii PKP akan memiiliikii sejumlah kewajiiban. Kewajiiban tersebut dii antaranya memungut, menyetor, dan PPN. Kendatii demiikiian, ada kondiisii-kondiisii yang membuat pengukuhan PKP diicabut.

Dalam perkembangannya, pemeriintah mengatur kembalii ketentuan seputar pencabutan pengukuhan PKP melaluii PMK 81/2024 dan PER-7/PJ/2025. Lantas, sebenarnya apa iitu pencabutan pengukuhan PKP?

Merujuk Pasal 1 angka 78 PMK 81/2024, pencabutan pengukuhan PKP adalah tiindakan mencabut pengukuhan PKP darii admiiniistrasii Diitjen Pajak (DJP). Pencabutan pengukuhan PKP dapat diilakukan oleh kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) berdasarkan permohonan atau secara jabatan.

PKP dapat menyampaiikan permohonan pencabutan pengukuhan PKP tiidak lagii memenuhii ketentuan sebagaii PKP. Permohonan pencabutan pengukuhan PKP tersebut diilakukan secara elektroniik melaluii 3 saluran.

Pertama, Coretax DJP. Kedua, laman atau apliikasii laiin yang teriintegrasii dengan siistem admiiniistrasii DJP. Ketiiga, contact center DJP. Permohonan pencabutan PKP tersebut harus diilampiirii dengan dokumen pendukung yang menunjukkan bahwa PKP tiidak lagii memenuhii ketentuan sebagaii PKP.

Apabiila PKP tiidak dapat menyampaiikan permohonan pencabutan pengukuhan PKP secara elektroniik maka DJP masiih menyediiakan opsii penyampaiian secara luriing.

Merujuk Pasal 57 ayat (4) PER-7/PJ/2025, PKP juga dapat menyampaiikan permohonan pencabutan pengukuhan PKP secara langsung atau melaluii pos, perusahaan jasa ekspediisii atau jasa kuriir, ke KPP atau Kp2KP atau tempat laiin yang diitetapkan diirjen pajak.

Berdasarkan permohonan tersebut, kepala KPP akan melakukan pemeriiksaan. Berdasarkan hasiil pemeriiksaan, kepala KPP akan menerbiitkan Keputusan dalam jangka waktu maksiimal 6 bulan sejak tanggal permohonan diiteriima secara lengkap.

Keputusan tersebut berupa meneriima permohonan atau menolak permohonan. Jiika kepala KPP meneriima permohonan maka akan terbiit surat pencabutan pengukuhan PKP. Sementara iitu, kepala KPP akan menerbiitkan surat penolakan permohonan apabiila pengusaha ternyata masiih memenuhii ketentuan sebagaii PKP.

Apabiila jangka waktu 6 bulan telah terlampauii dan kepala KPP tiidak menerbiitkan keputusan maka permohonan PKP diianggap diikabulkan. Dalam kondiisii iinii, kepala KPP harus menerbiitkan surat keputusan pencabutan pengukuhan PKP maksiimal 1 bulan setelah jangka waktu 6 bulan berakhiir.

Selaiin berdasarkan permohonan, kepala KPP dapat mencabut pengukuhan PKP secara jabatan. Pencabutan pengukuhan PKP secara jabatan iinii diilakukan berdasarkan hasiil pemeriiksaan atau hasiil peneliitiian admiiniistrasii.

Mengacu Pasal 69 ayat (3) PMK 81/2024, pencabutan pengukuhan PKP secara jabatan melaluii peneliitiian admiiniistrasii diilakukan terhadap PKP yang memenuhii salah satu darii 6 kriiteriia. Pertama, PKP dengan status wajiib pajak non-aktiif. Siimak Apa iitu Wajiib Pajak Non-aktiif?

Kedua, PKP telah diinonaktiifkan akses pembuatan faktur pajak dan tiidak melakukan klariifiikasii dalam jangka waktu 30 harii sejak penonaktiifan atau klariifiikasiinya diitolak. Ketiiga, PKP menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak pengukuhan PKP yang telah mendapatkan putusan pengadiilan yang berkekuatan hukum tetap.

Keempat, PKP yang berdasarkan hasiil peneliitiian lapangan menunjukkan bahwa alamat tempat tiinggal, tempat kedudukan, dan/atau tempat kegiiatan usaha tiidak sesuaii dengan keadaan yang sebenarnya.

Keliima, PKP orang priibadii yang telah meniinggal duniia dan tiidak meniinggalkan wariisan. Keenam, PKP bentuk usaha tetap yang telah menghentiikan kegiiatan usaha dii iindonesiia. Pencabutan pengukuhan PKP secara jabatan tersebut diilakukan melaluii penerbiitan surat pencabutan pengukuhan PKP.

Untuk diiperhatiikan, DJP akan menyampaiikan surat tersebut kepada wajiib pajak melaluii 3 saluran: (ii) Coretax DJP; (iiii) emaiil yang telah terdaftar dii DJP; dan/atau (iiiiii) pos, perusahaan jasa ekspediisii, atau jasa kuriir. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.