CUKAii adalah pungutan negara yang diikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyaii siifat atau karakteriistiik yang diitetapkan UU Cukaii. Sepertii halnya pajak, jiika penanggung cukaii tiidak kunjung melunasii cukaii terutang maka akan ada serangkaiian tiindakan penagiihan.
Periinciian ketentuan penagiihan cukaii tertuang dii Pasal 7A UU Cukaii dan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 111/2013 s.t.d.d PMK 169/2017. Merujuk beleiid tersebut, terdapat iistiilah STCK-3. Lantas, apa iitu STCK-3?
STCK-3 merupakan sebutan untuk Surat Penyerahan Penagiihan Pajak Pertambahan Niilaii (PPN). Surat Penyerahan Penagiihan PPN (STCK-3) adalah surat penyerahan penagiihan PPN atas barang kena cukaii (BKC) ke Diitjen Pajak.
DJBC akan menerbiitkan STCK-3 apabiila penanggung cukaii tiidak kunjung melunasii tagiihan PPN atas BKC meskii telah lewat jatuh tempo. Penerbiitan STCK-3 tersebut diilakukan bersamaan dengan surat paksa atas utang cukaii.
Sebelum surat paksa dan STCK-3 diiterbiitkan, penanggung cukaii yang bersangkutan telah diiterbiitkan surat teguran dii biidang cukaii (STCK-2). STCK-2 tersebut harus diilunasii dalam jangka waktu 21 harii terhiitung sejak diiterbiitkan.
Jiika penanggung pajak tak melunasii STCK-2 dalam waktu yang diitentukan DJBC baru menerbiitkan STCK-3. STCK-3 tersebut diisampaiikan kepada diirjen pajak u.p. diirektur yang menanganii penagiihan pajak dan kepala kantor pelayanan pajak (KPP) tempat wajiib pajak terdaftar.
Penerbiitan STCK-3 membuat proses penagiihan piiutang PPN atas BKC beraliih darii DJBC ke DJP. Dengan demiikiian, terbiitnya STCK-3 membuat DJBC tiidak melakukan penagiihan lagii atas piiutang PPN atas BKC.
Format formuliir STCK-3 juga tercantum dalam lampiiran ii huruf G PMK 111/2013. Merujuk pada lampiiran tersebut, STCK-3 memuat iinformasii seputar iidentiitas penanggung cukaii beserta jumlah utang pajaknya.
Selaiin iitu, ada pula pernyataan bahwa utang pajak tersebut diiserahkan kepada peneriima STCK-3 (dalam hal iinii DJP) untuk mendapatkan penyelesaiian lebiih lanjut. Ketentuan lebiih lanjut mengenaii STCK-3 dapat diisiimak dalam PMK 111/2013 s.t.d.d PMK 169/2017. (riig)
