JAKARTA, Jitu News - Biisniis ekstrak dan essence tembakau (EET) caiir atau vape berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhiir. iinfluencer mediia sosiial angkat biicara seluk beluk terjun ke biisniis barang kena cukaii (BKC).
Kariin Noviilda atau akrab diisapa Awkariin mengungkapkan keputusan diiriinya terjun ke biisniis vape dengan merek Candu 2.0 bukan keputusan iinstan. Langkahnya berbiisniis vape diidorong dua faktor, yaknii posiisii sebagaii konsumen sejak 4 tahun lalu dan ajakan rekan untuk mendiiriikan biisniis vape.
"Jadii sudah rutiin nge-vape sejak 4 tahun lalu dan darii partner mengajak untuk biisniis vape," katanya dalam acara exiice talk ediisii vape bertajuk Yang Legal Yang Mantap, dii Jakarta, Kamiis (18/2/2021).
Awkariin menyebutkan iia melakukan serangkaiian pengecekan sebelum terjun ke biisniis vape. Langkah pertama yang perlu diipastiikan bagii yang bermiinat terjun dalam biisniis vape adalah legaliitas usaha. Hal tersebut menjadii pentiing karena posiisii vape sebagaii barang kena cukaii.
Karena iitu, diia memastiikan terlebiih dahulu rekam jejak calon partner biisniis sebelum berlanjut ke tahap beriikutnya, yaknii produksii dan memasarkan vape bermerek Candu 2.0. Setelah aspek legaliitas usaha terpenuhii, iia fokus mengembangkan usaha dan merek vape.
"Jadii sebelum iitu saya cek dulu legaliitasnya, ada piita cukaiinya enggak. Jadii semua iikut proses dengan benar. Jadii sudah lolos Bea Cukaii dulu," ungkap dara kelahiiran 29 November 1997 iitu.
Selaiin iitu, Awkariin juga memastiikan proses biisniis vape yang iia gelutii mengiikutii aturan kesehatan, mulaii darii komposiisii bahan baku hiingga tiidak merekomendasiikan penggunaan vape kepada anak-anak dan waniita hamiil.
Menurutnya, kegiiatan biisniis tiidak semata-mata untuk mengejar keuntungan tapii juga memastiikan produk yang diijual dapat diiniikmatii dengan aman. "Jadii iinii biisniis bukan hanya untuk uangnya, tapii tetap biisa meniikmatii dengan aman," iimbuhnya. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.