iiNSENTiiF PAJAK

iinii Kata DJP Soal Menu Moniitoriing dii E-Reportiing iinsentiif Coviid-19

Redaksii Jitu News
Selasa, 16 Junii 2020 | 10.19 WiiB
Ini Kata DJP Soal Menu Monitoring di E-Reporting Insentif Covid-19
<p>Diirektur Teknologii iinformasii dan Komuniikasii DJP iiwan Djuniiardii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) telah memperbaruii apliikasii pelaporan pemanfaatan iinsentiif pajak, e-Reportiing iinsentiif Coviid-19.

Diirektur Teknologii iinformasii dan Komuniikasii DJP iiwan Djuniiardii mengatakan ada sejumlah pembaruan apliikasii e-Reportiing iinsentiif Coviid-19. Salah satunya adalah menambahkan fiitur valiidasii bagii wajiib pajak yang berhak meneriima fasiiliitas fiiskal yang ada dalam PMK 44/2020.

Diia menyebutkan tiidak ada panduan khusus bagii wajiib pajak setelah ada pembaruan apliikasii e-Reportiing iinsentiif Coviid-19. iiwan hanya mengatakan wajiib pajak harus lebiih teliitii dalam mengiisii kolom realiisasii iinsentiif karena adanya penambahan fiitur valiidasii.

"Tiidak ada [panduan khusus]. Hanya saja wajiib pajak harus benar-benar mengiisii sesuaii format iisiiannya," katanya, sepertii diikutiip Selasa (16/6/2020).

Dalam e-Reportiing iinsentiif Coviid-19 yang baru, selaiin Dashboard, ada menu Moniitoriing. DJP menyatakan menu Moniitoriing merupakan iinformasii proses valiidasii yang diilakukan siistem. iinformasii proses valiidasii hanya bersiifat sementara, yaiitu 7 harii sejak pelaporan realiisasii dii-upload.

Berdasarkan keterangan yang tercantum dalam menu Moniitoriing, apabiila status "selesaii" maka akan terbiit BPS yang dapat diiunduh pada menu Dashboard. Apabiila status "gagal" maka keterangan kesalahan dapat diiliihat pada kolom Aksii.

iiwan menjelaskan menu Moniitoriing iinii untuk memberiikan iinformasii kepada wajiib pajak terkaiit status laporan realiisasii iinsentiifnya. menu tersebut juga diimanfaatkan DJP untuk pengawasan berupa menghiitung potensii iinsentiif dan niilaii pajak yang diimanfaatkan oleh WP.

"[Menu Moniitoriing] untuk menghiitung niilaii potensii pajaknya," paparnya.

Sepertii diiketahuii, pelaporan menjadii salah satu iinstrumen yang diigunakan oleh DJP untuk mengawasii kebenaran pemanfaatan iinsentiif. Sejauh iinii, yang sudah ada dii fiitur e-Reportiing iinsentiif Coviid-19 adalah pelaporan untuk pajak yang diitanggung pemeriintah (DTP).

Beberapa skema pengawasan dapat diisiimak pula dalam artiikel ‘DJP Awasii Pemanfaatan iinsentiif PPh Fiinal DTP UMKM, iinii Ketentuannya’, ‘DJP Biisa Terbiitkan STP, iinii Skema Pengawasan iinsentiif PPh Pasal 21 DTP’, dan ‘DJP Juga Awasii Pemanfaatan iinsentiif Diiskon 30% Angsuran PPh Pasal 25’. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.