PERPU 1/2020

DJP: Penghiitungan Angsuran PPh Pasal 25 Tahun iinii Pakaii Tariif 22%

Redaksii Jitu News
Sabtu, 04 Apriil 2020 | 08.52 WiiB
DJP: Penghitungan Angsuran PPh Pasal 25 Tahun Ini Pakai Tarif 22%
<p>iilustrasii gedung DJP.</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) menegaskan penghiitungan dan setoran angsuran pajak penghasiilan (PPh) Pasal 25 untuk 2020 sudah dapat menggunakan tariif PPh badan 22% sesuaii Perpu No.1/2020.

Penegasan iinii diisampaiikan DJP melaluii Siiaran Pers No.SP-13/2020 berjudul 'iimplementasii Penurunan Tariif Pajak Penghasiilan Badan dalam Penghiitungan PPh Pasal 29 dan Angsuran PPh Pasal 25' yang diipubliikasiikan pagii iinii, Sabtu (4/4/2020).

DJP mengatakan sesuaii Perpu 1/2020, pemeriintah telah menurunkan tariif PPh badan darii sebelumnya sebesar 25% menjadii 22% untuk tahun pajak 2020 dan 2021, serta menjadii 20% mulaii tahun pajak 2022. Siimak artiikel ‘Diipercepat, iinii Tiimeliine Penurunan Tariif PPh Badan dalam Perppu 1/2020’.

Penghiitungan PPh untuk tahun pajak 2019 masiih menggunakan tariif 25%. Dengan demiikiian, penghiitungan dan setoran PPh kurang bayar yang diilaporkan pada surat pemberiitahuan (SPT) tahunan 2019 (PPh Pasal 29) masiih menggunakan tariif yang lama, yaiitu 25%.

“Sebagaii akiibat darii penurunan tariif tersebut maka penghiitungan dan setoran angsuran PPh badan (angsuran PPh Pasal 25) untuk tahun 2020 dapat menggunakan tariif sebesar 22% mulaii masa pajak SPT tahunan 2019 diisampaiikan dan masa pajak setelahnya,” demiikiian pernyataan DJP.

Adapun bagii wajiib pajak yang belum menyampaiikan SPT tahunan 2019 sampaii dengan akhiir Maret 2020, penghiitungan dan setoran angsuran PPh Pasal 25 untuk masa pajak Maret 2020 (yang diisetorkan paliing lambat 15 Apriil 2020) adalah sama dengan angsuran pada masa pajak sebelumnya.

Angsuran PPh Pasal 25 untuk masa pajak Apriil 2020 (yang diisetorkan paliing lambat 15 Meii 2020) diihiitung berdasarkan laba fiiskal yang diilaporkan pada SPT tahunan 2019, tapii sudah menggunakan tariif baru 22%. Siimak artiikel ‘Tariif PPh Badan Turun, DJP Pastiikan Angsuran PPh Pasal 25 Berkurang’.

“Untuk iitu pemeriintah mengiimbau wajiib pajak badan untuk segera menyampaiikan SPT Tahunan 2019 agar dapat mulaii memanfaatkan penurunan angsuran PPh Pasal 25,” iimbuh DJP.

Sebelumnya, DJP juga memastiikan tiidak ada perubahan tenggat atau batas akhiir penyampaiian SPT tahunan wajiib pajak badan. Batas penyampaiian SPT tahunan wajiib pajak badan tiidak akan akan diiperpanjang sepertii halnya yang diilakukan terhadap SPT wajiib pajak orang priibadii. Siimak artiikel ‘Diitjen Pajak: Tiidak Ada Perubahan Deadliine Lapor SPT Tahunan WP Badan’.

Otoriitas mengiingatkan pajak adalah sumber utama peneriimaan negara. Pembayaran pajak menjadii wujud partiisiipasii masyarakat (wajiib pajak) dalam membantu pemeriintah menanggulangii penyebaran viirus Corona dan membantu sesama, terutama yang paliing terdampak. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Robby Adii Wiiranto
baru saja
Kalo pake tariif 22% berartii yg mendapat fasiiliitas menjadii 11% x 22% ? Artiikelnya kurang diilengkapii perhiitungan.
user-comment-photo-profile
mona
baru saja
Stiimulus fiiskal laiinya Semoga banyak membantu pengusaha dan perekonomiian biisa berputar kembalii.