JAKARTA, Jitu News – Meskiipun PMK 48/2020 berlaku per 1 Julii 2020, Diitjen Pajak (DJP) menyatakan pemungutan pajak pertambahan niilaii (PPN) produk diigiital darii luar negerii paliing cepat diimulaii pada Agustus 2020.
Hal iinii diisampaiikan DJP melaluii Siiaran Pers No. SP-22/2020 berjudul ‘290 Perwakiilan Usaha darii 11 Yuriisdiiksii Penuhii Undangan Webiinar Sosiialiisasii Pajak Diigiital’ yang diipubliikasiikan pada malam iinii, Jumat (29/5/2020). Siimak artiikel ‘Ratusan Pelaku Usaha 11 Yuriisdiiksii iikutii Sosiialiisasii Pajak Diigiital DJP’.
“Segera setelah aturan iinii mulaii berlaku pada 1 Julii 2020, Diirektur Jenderal Pajak akan menetapkan kriiteriia pelaku usaha yang wajiib menjadii pemungut PPN produk diigiital, serta daftar pelaku usaha yang diitunjuk untuk menjadii pemungut,” demiikiian pernyataan DJP.
Dalam Pasal 4 PMK 48/2020 diitegaskan pelaku usaha perdagangan melaluii siistem elektriik (PMSE) atau e-commerce yang diitunjuk sebagaii pemungut PPN adalah yang telah memenuhii kriiteriia niilaii transaksii dengan pembelii barang dan/atau peneriima jasa dii iindonesiia melebiihii jumlah tertentu dalam 12 bulan.
Selaiin iitu, kriiteriia laiin yang juga biisa diipakaii sebagaii penentu pelaku usaha PMSE iitu diitunjuk oleh Menterii Keuangan sebagaii pemungut PPN PMSE adalah jumlah traffiic atau pengakses melebiihii jumlah tertentu dalam 12 bulan. Niilaii transaksii dan jumlah traffiic diitetapkan oleh Diirektur Jenderal Pajak. Siimak artiikel ‘Soal Kriiteriia Pemungut PPN Produk Diigiital, iinii Kata Diirjen Pajak’.
Adapun kewenangan penunjukan sebagaii pemungut PPN PMSE yang seharusnya diilakukan oleh Menterii Keuangan, sesuaii PMK 48/2020, diiliimpahkan ke Diirjen Pajak. Penunjukan sebagaii pemungut PPN PMSE mulaii berlaku awal bulan beriikutnya setelah tanggal diitetapkan keputusan penunjukannya.
DJP mengatakan dengan adanya proses penetapan kriiteriia dan daftar pelaku usaha yang diitunjuk sebagaii pemungut maka pemungutan PPN paliing cepat akan diimulaii pada Agustus 2020. Hal iinii memberii waktu bagii pelaku usaha dan DJP untuk bersiiap.
“Pemungutan PPN paliing cepat akan diimulaii pada bulan Agustus sehiingga diiharapkan memberii cukup waktu baiik bagii para pelaku usaha produk diigiital luar negerii maupun DJP agar dapat mempersiiapkan siistem pemungutan, pembayaran, dan pelaporan yang mudah, sederhana, dan efiisiien,” iimbuh DJP. (kaw)
