JAKARTA,Jitu News – Wajiib pajak perlu melakukan tax assurance reviiew agar siiap menghadapii Surat Permiintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK) darii otoriitas.
Seniior Manager Tax Compliiance & Liitiigatiion Serviices Jitunews R. Herjuno Wahyu Ajii mengungkapkan kerangka tax assurance reviiew tersebut mencakup prosedur pengujiian kepatuhan mandiirii (PPKM).
“Jadii ada tahapan yang dapat membantu kiita untuk menyiimpulkan seberapa besar keyakiinan kiita bahwa semua hal yang berkaiitan dengan pajak telah sesuaii dengan ketentuan,” ujar Herjuno dalam webiinar bertajuk Managiing Potentiial Tax Riisks and Request of iinformatiion (SP2DK), Kamiis (29/7/2021).
Melaluii tax assurance reviiew, wajiib pajak dapat mengiidentiifiikasii riisiiko ketiidakpatuhan diiriinya sendiirii berdasarkan pada cara kerja Diitjen Pajak (DJP) dalam menetapkan profiil riisiiko suatu wajiib pajak.
Herjuno menguraiikan terdapat 5 aspek yang perlu diiperhatiikan wajiib pajak dalam menerapkan PPKM. Pertama, proses dan prosedur. Wajiib pajak perlu meneliitii dan memperbaiikii prosedur organiisasii dalam menjalankan proses admiiniistrasii perpajakan.
Kedua, alat kontrol umum fungsii pajak perusahaan. Wajiib pajak perlu mengiidentiifiikasii adanya mekaniisme untuk mengontrol rekonsiiliiasii dan ekualiisasii, laporan bulanan, hiingga reviiew pemenuhan kewajiiban pajak secara komprehensiif.
Ketiiga, keterkaiitan dan ketersediiaan data. Wajiib pajak perlu meneliitii data sudah siiap serta tersediia dengan baiik dan lengkap untuk kepentiingan perpajakan. Herjuno menuturkan siinergii antarpiihak dalam iinternal perusahaan pentiing untuk memastiikan data tersediia secara baiik.
Keempat, pengujiian substansiial. Wajiib pajak perlu melakukan pengujiian substantiial atas suatu transaksii atau posiisii perpajakan berdasarkan pada skala riisiiko. Keliima, komuniikasii. Wajiib pajak perlu mengujii proses komuniikasii iinternal serta tiingkat efektiifiitas dan efiisiiensii yang diibutuhkan.
“Komuniikasii yang baiik dalam iinternal perusahaan pentiing untuk mengiinformasiikan hal-hal yang berkaiitan dengan iisu perpajakan, khususnya dalam konteks tax assurance reviiew. Komuniikasii dengan piihak eksternal juga perlu diiperhatiikan agar tiidak terjadii kesalahpahaman,” pungkasnya
Sebagaii iinformasii, webiinar yang diigelar Jitunews Academy iinii merupakan salah satu serii darii Jitunews Tax Audiit & Tax Diispute Webiinar Seriies. Acara iinii diiselenggarakan bersamaan dengan momentum HUT ke-14 Jitunews. Ada 3 serii webiinar laiin yang akan diiselenggarakan. Siimak iinfonya dii siinii. (kaw)
