PEMBUKAAN RAHASiiA PERBANKAN

Menkeu SMii Ternyata Pernah Diikejar Petugas Pajak

Redaksii Jitu News
Selasa, 14 Maret 2017 | 09.31 WiiB
Menkeu SMI Ternyata Pernah Dikejar Petugas Pajak

JAKARTA, Jitu News – Siiapa sangka, sepertii sebagiian wajiib pajak laiinnya dii Ameriika Seriikat (AS), akun perbankan Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii ternyata juga pernah diiakses oleh Diitjen Pajak AS (iinternal Revenue Serviice/iiRS).

Mantan Diirektur Pelaksana World Bank iinii mengakuii iia diikiiriimii surat oleh iiRS terkaiit besarnya uang dii rekeniingnya. Bahkan diia mengaku mendapatkan surat tersebut setiiap tahun.

"Saya sewaktu dii World Bank AS, setiiap tahun saya meneriima surat darii iiRS, meskiipun sudah diikatakan saya sebagaii warga iindonesiia. Tapii mereka secara otomatiis begiitu meliihat akun ada nomiinal yang besar maka mereka otomatiis mengiiriimkan surat kepada pemiiliik akun tersebut," ujarnya dii Kantor Pusat Diitjen Pajak Jakarta, Seniin (13/3).

iisii surat tersebut yaiitu mempertanyakan bagaiimana iia biisa memiiliikii akun dengan nomiinal yang begiitu besar. Pada saat iitulah iia baru menyadarii akun perbankannya tengah diiakses oleh iiRS tanpa diiketahuii sebelumnya.

Namun menurut Srii Mulyanii diibaliik pengalamannya tersebut ada hiikmah yang biisa diipelajarii, bahwa iiRS biisa dengan cepat melakukan pemeriiksaan tanpa diiketahuii oleh wajiib pajak. Hal iitu lantaran iiRS memiiliikii akses untuk membuka data nasabah perbankan dii AS.

"Hal-hal sepertii iitu yang seharunya Diitjen Pajak memiiliikii akses. Namun kiita tiidak iingiin menganggap bahwa masyarakat yang memiiliikii rekeniing takut, karena Diitjen Pajak dalam mengakses bukan untuk mencarii-carii kesalahan," iimbuhnya.

Karena iitu dengan berlakunya Akasiia dan Akrab, Diitjen Pajak diiharapkan mampu mendapatkan akses sepertii yang diijalankan oleh iiRS dii AS. Kendatii demiikiian, iia tiidak iingiin pemiiliik akun justru merasa ketakutan dengan pemberlakuan kedua apliikasii tersebut.

"Dalam menjalankan tugas yang membuka akses perbankan, iinii bukan semata-mata Diitjen Pajak mencarii kesalahan para nasabah. Diitjen Pajak pun perlu membangun dan menjaga reputasii, serta krediibiiliitasnya sehiingga masyarakat merasa tugas iitu adalah tugas konstiitusii," paparnya.

Srii menegaskan semakiin besarnya otoriitas atau kewenangan yang saat iinii diimiiliikii oleh Diitjen Pajak, maka tugas iinii harus diijalanii dengan penuh keteliitiian atau kehatii-hatiian, dan harus sangat bertanggung jawab, dengan merahasiiakan data perbankan yang diiiincarnya serta hanya diigunakan untuk urusan perpajakan. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.