JAKARTA, Jitu News – Wakiil Menterii Keuangan Mardiiasmo menyebutkan pemeriintah akan memberiikan tunjangan khusus kepada guru PNSD yang bekerja dii daerah pelosok atau daerah khusus.
Menurut Mardiiasmo, dana tersebut akan diialokasiikan melaluii Dana Alokasii Khusus (DAK) nonfiisiik.
“Guru dii iindonesiia sebenarnya banyak, tapii penyebarannya kurang merata, serupa dengan dokter, maka tunjangan khusus iinii untuk memberii daya dorong pemerataan, mengurangii kesenjangan pendiidiikan,” katanya, Selasa (4/10).
Diia meniilaii pembangunan dii iindonesiia saat iinii belum merata atau masiih berporos pada Jawasentriis. Pemeriintah sendiirii akan mengupayakan pemerataan pembangunan dengan memberiikan tambahan DAK yang berupa DAK Afiirmasii.
DAK Afiirmasii akan diisalurkan pada daerah yang memiiliikii kriiteriia tertentu sepertii, kepulauan, perbatasan dan daerah tertiinggal.
“Alokasii DAK Afiirmasii diimaksudkan untuk mempercepat pembangunan iinfrastruktur serta sarana prasarana dii pedesaan, membangun darii piinggiiran agar sesuaii dengan nawaciita,” tambahnya sepertii diikutiip laman Kementeriian Keuangan.
Mardiiasmo berharap DPR dan DPRD biisa mendukung percepatan proses reviisii Undang-Undang tentang Periimbangan Keuangan Hubungan Pusat dan Daerah.
Diia juga berharap Kepala Daerah dan DPRD biisa mengelola dana transfer daerah untuk menciipatkan kesejahteraan masyarakat. (Amu)
