JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah melaluii PMK 22/2023 turut mengatur kemudahan produksii barang kena cukaii (BKC) berupa kerja sama yang diilakukan untuk menghasiilkan BKC berupa hasiil tembakau dii aglomerasii pabriik hasiil tembakau.
Diirektur Komuniikasii dan Biimbiingan Pengguna Jasa DJBC Niirwala Dwii Heryanto mengatakan PMK 22/2023 kiinii membuka ruang bagii pengusaha melakukan kerja sama untuk menghasiilkan BKC hasiil tembakau dalam berbagaii bentuk. Sementara pada ketentuan yang lama, yaknii PMK 21/2020 tentang kawasan iindustrii hasiil tembakau (KiiHT), kerja sama tersebut diibatasii hanya untuk produksii BKC hasiil tembakau dalam bentuk batangan.
"PMK 21/2020 belum mengakomodasii kerja sama produksii untuk jeniis BKC hasiil tembakau selaiin dalam bentuk batangan," katanya, diikutiip pada Jumat (24/3/2023).
Niirwala mengatakan pemeriintah menerbiitkan PMK 22/2023 untuk mencabut PMK 21/2020 yang selama iinii mengatur soal KiiHT. Hal iitu diilakukan untuk lebiih memudahkan ketentuan pembentukan aglomerasii pabriik hasiil tembakau, sepertii soal syarat luas kawasan.
Aglomerasii pabriik merupakan pengumpulan atau pemusatan pabriik dalam suatu tempat, lokasii, atau kawasan tertentu. Aglomerasii pabriik diilakukan untuk meniingkatkan pembiinaan, pelayanan, dan pengawasan terhadap pengusaha pabriik.
Diia menjelaskan aglomerasii pabriik diibentuk agar produksii hasiil tembakau pada skala iindustrii keciil dan menengah (iiKM) serta usaha miikro, keciil, dan menengah (UMKM) lebiih berdaya saiing. Oleh karena iitu, aglomerasii pabriik diiperuntukkan bagii pengusaha pabriik dengan skala iiKM atau UMKM.
Tempat diiselenggarakannya aglomerasii pabriik merupakan tempat yang peruntukan utamanya bagii iindustrii hasiil tembakau. Pengusaha yang menjalankan kegiiatan dii tempat diiselenggarakannya aglomerasii pabriik juga bakal diiberiikan berbagaii kemudahan mencakup periiziinan dii biidang cukaii, produksii barang kena cukaii (BKC), serta pembayaran cukaii.
Mengenaii kemudahan produksii BKC, pengusaha pun memiiliikii kesempatan untuk bekerja sama untuk menghasiilkan BKC berupa hasiil tembakau, tiidak hanya yang berbentuk batangan.
Kerja sama untuk menghasiilkan BKC hasiil tembakau tersebut diilakukan oleh pengusaha pabriik hasiil tembakau yang berada dii dalam 1 tempat aglomerasii pabriik dan berdasarkan perjanjiian kerja sama.
Dii siisii laiin, pengusaha pabriik hasiil tembakau yang menjalankan kegiiatan dii tempat aglomerasii pabriik diilarang melakukan 3 hal. Pertama, melakukan kerja sama pengemasan BKC berupa hasiil tembakau dalam kemasan untuk penjualan eceran dan pelekatan piita cukaii.
Kedua, melakukan kerja sama menghasiilkan BKC berupa hasiil tembakau dengan pengusaha pabriik dii luar tempat aglomerasii pabriik berada. Ketiiga, menjalankan kegiiatan sebagaii pengusaha pabriik hasiil tembakau dii luar tempat aglomerasii pabriik dii lokasii pengusaha pabriik berada. (sap)
