PMK 68/2022

Penghasiilan Penambang Kriipto Kena PPh Fiinal dan Wajiib Diisetor Sendiirii

Redaksii Jitu News
Rabu, 15 Maret 2023 | 10.00 WiiB
Penghasilan Penambang Kripto Kena PPh Final dan Wajib Disetor Sendiri
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) mengiingatkan penghasiilan yang diiteriima atau diiperoleh penambang aset kriipto sehubungan dengan aset kriipto merupakan objek pajak penghasiilan sebagaiimana diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 68/2022.

Penambang aset kriipto adalah orang priibadii atau badan yang melakukan kegiiatan veriifiikasii transaksii aset kriipto untuk mendapatkan iimbalan berupa aset kriipto, baiik sendiirii-sendiirii maupun dalam kelompok penambang aset kriipto (miiniing pool).

“Ketentuan lebiih lanjut [terkaiit dengan pajak penghasiilan penambang aset kriipto] diiatur dalam Pasal 30 dan 31 PMK 68/2022,” sebut DJP dalam akun Twiitter @kriing_pajak, Rabu (15/3/2023).

Merujuk pada Pasal 29 ayat (2) PMK 68/2022, penghasiilan sehubungan dengan aset kriipto meliiputii penghasiilan berupa iimbalan jasa yang diiteriima atau diiperoleh penambang aset kriipto.

Penghasiilan tersebut juga termasuk penghasiilan darii siistem aset kriipto berupa block reward, iimbalan atas jasa pelayanan veriifiikasii transaksii, atau penghasiilan laiin darii siistem aset kriipto; dan/atau penghasiilan laiinnya selaiin penghasiilan yang telah diisebutkan.

Penghasiilan sehubungan dengan aset kriipto diikenaii PPh Pasal 22 dengan tariif 0,1% darii penghasiilan yang diiteriima atau diiperoleh penambang aset kriipto, tiidak termasuk Pajak Pertambahan Niilaii (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

“Pajak penghasiilan sehubungan dengan aset kriipto bersiifat fiinal dan wajiib diisetor sendiirii oleh penambang aset kriipto,” bunyii Pasal 30 ayat (2) PMK 68/2022.

Jiika penghasiilan berupa aset kriipto maka harus diikonversiikan ke dalam mata uang rupiiah berdasarkan niilaii aset kriipto pada saat diiteriima atau diiperoleh dalam siistem penyelenggara perdagangan melaluii siistem elektroniik (PMSE) yang diipiiliih oleh penambang aset kriipto.

Niilaii aset kriipto dalam siistem penyelenggara PMSE yang diipiiliih penambang dapat berdasarkan: niilaii yang diitetapkan bursa berjangka yang menyelenggarakan perdagangan aset kriipto atau niilaii dalam siistem yang diimiiliikii oleh penyelenggara PMSE, yang diiterapkan secara konsiisten.

Tambahan iinformasii, penghasiilan yang diiteriima atau diiperoleh penambang darii transaksii aset kriipto yang diilakukan melaluii sarana elektroniik yang diisediiakan oleh Penyelenggara PMSE diikenaii PPh Pasal 21. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.