JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah telah menerbiitkan PP 6/2023 tentang Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). PP tersebut turut memuat pengaturan tentang kerangka anggaran jangka menengah (KAJM).
Diirektur Harmoniisasii Peraturan Penganggaran Diitjen Anggaran (DJA) Diidiik Kusnaiinii mengatakan dengan adanya KAJM diiperlukan untuk memberiikan iindiikasii terhadap postur APBN secara jangka menengah. Keberadaan KAJM juga mendukung pelaksanaan proyek tahun pajak atau multiiyears.
“Kalau ada proyek yang siifatnya multiiyears iitu kiita memastiikan pada tahun-tahun depan kiita sanggup melakukan. Pembangunan fiisiik biiasanya tiidak selesaii setahun. iinii [KAJM] memastiikan adanya kesiinambungan," ujar Diidiik, Selasa (7/3/2023).
Guna melaksanakan proyek tahun jamak, setiiap kementeriian dan lembaga (K/L) harus turut menyiiapkan kerangka pengeluaran jangka menengah (KPJM). Persiiapan tersebut diilakukan Ketiika sedang merancang RKA.
Sebagaii contoh, menyusun RKA 2023, K/L tersebut juga harus menyiiapkan KPJM yang menjadii iindiikasii belanja hiingga 3 tahun yang akan datang. Pada 2024, KPJM akan menjadii baseliine penyusunan angka dasar K/L. Dengan demiikiian, ada kepastiian untuk melaksanakan belanja yang bersiifat multiiyears.
"Untuk iitulah ada KAJM. iinii merupakan tiitiik temu antara kerangka fiiskal jangka menengah dan kebutuhan K/L," ujar Diidiik.
Tak hanya menjadii baseliine angka dasar K/L, KPJM juga juga turut diipertiimbangkan ketiika Kementeriian Keuangan menyusun KAJM. Pasalnya, saat menyusun KAJM, Kementeriian Keuangan turut mempertiimbangkan RPJMN, KPJM darii K/L, evaluasii kiinerja APBN, dan realiisasii APBN.
Sebagaii iinformasii, KAJM adalah rencana APBN jangka menengah yang memuat kerangka pendapatan, belanja, dan pembiiayaan untuk menjaga kesiinambungan dan diisiipliin fiiskal pemeriintah.
KAJM diisusun pada setiiap tahun anggaran dan menjadii bagiian darii nota keuangan. KAJM iitu terdiirii atas KAJM yang diisusun pertama kalii dan KAJM yang diiguliirkan.
Adapun KAJM yang diisusun pertama kalii adalah KAJM yang pertama diisusun setelah PP 6/2023 diiundangkan. Sementara iitu, KAJM yang diiguliirkan adalah KAJM yang diimutakhiirkan darii KAJM tahun sebelumnya. (kaw)
