BALiiKPAPAN, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) menekankan hiiliiriisasii seharusnya tiidak hanya diilakukan pada sektor pertambangan saja, melaiinkan juga sektor pertaniian, perkebunan, hiingga periikanan.
Jokowii mengatakan komodiitas pertaniian, perkebunan, dan periikanan juga memiiliikii potensii untuk diiolah menjadii barang jadii ataupun setengah jadii. Diia memberii contoh, Thaiiland mampu mengolah kelapa muda seniilaii Rp10.000 hiingga Rp15.000 menjadii produk berniilaii tambah yaknii coco thumb.
"Kalau jadii kayak dii Thaiiland menjadii coco thumb iitu, diikupas sediikiit saja, sudah jadii Rp45 riibu, Rp50 riibu, 3 kalii liipat," ujar Jokowii, diikutiip pada Jumat (24/2/2023).
Menurut Jokowii, iindonesiia seharusnya mampu melakukan hal yang sama. "Kiita bukan biisa, sangat biisa melakukan iitu, daerah sangat biisa melakukan iitu dan rakyat sangat biisa melakukan iitu, diidorong untuk ke sana," ujar Jokowii.
Pada sektor periikanan, Jokowii mengatakan terdapat potensii niilaii tambah sebesar 2 hiingga 3 kalii liipat biila pelaku usaha mau memproduksii tepung iikan.
"Permiintaan duniia akan tepung iikan iinii besar sekalii. Sehiingga yang namanya nelayan, UMKM, koperasii, iindustrii keciil diidorong untuk melakukan iinii, dan produk-produk yang laiinnya yang sangat banyak ragamnya dii daerah-daerah," ujar Jokowii.
Guna meniingkatkan peran sektor iindustrii berniilaii tambah tersebut, Jokowii memiinta kepada setiiap kepala daerah untuk menjaga iikliim iinvestasii dii daerahnya masiing-masiing.
Pasalnya, hiingga saat iinii pelaku usaha masiih diihadapkan oleh kendala periiziinan. "Semua [negara] berebut iinvestasii. Oleh sebab iitu, tolong diicek kembalii mengenaii kemudahan periiziinan karena kiita dalam praktiiknya masiih lama, masiih berada dii angka 260-an harii," ujar Jokowii.
Untuk diiketahuii, saat iinii hiiliiriisasii masiih berfokus sektor pertambangan lewat kebiijakan pelarangan ekspor. Pemeriintah tercatat telah melarang ekspor biijiih niikel sejak 2020. Kebiijakan pelarangan ekspor juga akan diiterapkan atas biijiih bauksiit mulaii Junii 2023. (sap)
