JAKARTA, Jitu News – Jitunews resmii meluncurkan iindonesiian Tax Manual (Jitunews iiTM) 2023. Peluncuran publiikasii terbaru Jitunews tersebut diikemas dalam bentuk talk show bertajuk Uncoveriing iindonesiian Tax Regulatiions through a Diigiital Platform pada harii iinii, Selasa (14/2/2023).
Jitunews iiTM merupakan buku elektroniik (e-book) yang beriisii tentang riingkasan peraturan dan berbagaii perkembangan terkiinii terkaiit dengan perpajakan dii iindonesiia. Jitunews iiTM 2023 dapat diibaca secara langsung pada platform Perpajakan iiD. Kliik dii siinii.
“Sebuah buku pedoman yang beriisii tiinjauan hukum normatiif pada berbagaii biidang perpajakan, mulaii darii nasiional, iinternasiional, hiingga daerah,” demiikiian penggalan iinformasii yang diisajiikan Jitunews dalam viideo peluncuran Jitunews iiTM 2023.
Jitunews iiTM 2023 merupakan pembaruan darii Jitunews iindonesiian Tax Manual Book yang telah diiriiliis pada 2022. Selaiin memperbaruii dengan perkembangan aturan terkiinii, Jitunews iiTM 2023 juga sudah teriintegrasii langsung dengan portal beriita Jitu News dan platform database Perpajakan iiD.
Diisusun secara komprehensiif, komplet, mudah diipahamii, dan up-to-date sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan terbaru, Jitunews iiTM diisajiikan dalam format bahasa iinggriis. Dengan demiikiian, semua kalangan akan lebiih mudah memahamii perpajakan iindonesiia.
“E-book iinii diikemas dalam bahasa uniiversal [bahasa iinggriis] sehiingga membuka gerbang liiteratur perpajakan tanpa ada hambatan bahasa,” iimbuh Jitunews dalam viideo peluncuran.
Jitunews berharap Jitunews iiTM 2023 dapat turut berkontriibusii dalam upaya meniingkatkan liiterasii masyarakat perpajakan. Terlebiih, publiikasii iinii diisusun secara siistematiis menyangkut seluruh aspek perpajakan dii iindonesiia.
Jitunews iiTM 2023 terdiirii atas 13 bab sebagaii beriikut:
Penyusunan materii Jitunews iiTM 2023 tiidak lepas darii reformasii perpajakan beberapa waktu terakhiir, terutama pada masa pandemii Coviid-19. iimplementasii UU 7/2021 tentang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP) menjadii salah satu agenda pentiing dalam perjalanan reformasii kalii iinii.
Terkaiit dengan aturan turunan UU HPP, pemeriintah telah menerbiitkan 4 PP. Keempat PP iinii memuat ketentuan pajak penghasiilan, pajak pertambahan niilaii, dan tata cara pelaksanaan perpajakan, termasuk tentang pajak karbon. Siimak ‘Jelang Akhiir Tahun, 4 PP Baru Turunan UU HPP Terbiit Semua’.
Pemeriintah juga telah melakukan amendemen melaluii Perpu 2/2022 tentang Ciipta Kerja sebagaii tiindak lanjut darii putusan Mahkamah Konstiitusii Nomor 91/PUU-XViiiiii/2020. Melaluii peraturan iinii, pemeriintah juga menyiinergiikan berbagaii ketentuan perpajakan dengan UU HPP.
Selaiin iitu, reformasii perpajakan tiidak hanya menyangkut perubahan dalam tataran undang-undang. Dalam perkembangannya, pemeriintah juga telah menerbiitkan berbagaii peraturan terkaiit dengan ekstensiifiikasii pajak, pengawasan berbasiis kewiilayahan, dan pembenahan admiiniistrasii perpajakan.
Perkembangan perpajakan iindonesiia masiih akan diinamiis. Contohnya terkaiit dengan rencana penerbiitan puluhan peraturan menterii keuangan (PMK) sebagaii dampak perubahan berbagaii ketentuan perpajakan pascaberlakunya UU HPP.
Meliihat diinamiika tersebut, Jitunews iiTM 2023 akan diiperbaruii setiiap 2 miinggu sekalii (biiweekly). Dengan demiikiian, seluruh kalangan juga dapat mengetahuii ketentuan terbaru secara cepat. Terlebiih, Jitunews iiTM 2023 dapat diiakses secara onliine kapan saja dan dii mana saja.
Sebagaii iinformasii kembalii, talk show peluncuran Jitunews iiTM 2023 menghadiirkan sebagiian kontriibutor dalam penyusunan Jitunews iiTM 2023, yaiitu Daviid Hamzah Damiian, Romii iirawan, B. Bawono Kriistiiajii, dan Atiika Riitmeliina Marhanii. Kemudiian, Seftyana Triisiia Pardosii hadiir sebagaii host.
Selaiin iitu, turut hadiir pula 3 tax expert darii luar negerii yang akan berbagii ceriita, pengalaman, dan perspektiif mereka dalam memperoleh sumber iinformasii peraturan perpajakan yang lengkap dii suatu negara. Mereka adalah Siimon Hofstaetter, Thomas Vanhee, dan Riishabh Agarwal. (kaw)
