PMK 177/2022

Begiinii Ketentuan Surat Periintah Pemeriiksaan Bukper dii PMK 177/2022

Redaksii Jitu News
Seniin, 06 Februarii 2023 | 19.08 WiiB
Begini Ketentuan Surat Perintah Pemeriksaan Bukper di PMK 177/2022
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – PMK 177/2022 memuat ketentuan mengenaii surat periintah pemeriiksaan buktii permulaan (bukper).

Sesuaii dengan ketentuan dalam Pasal 5 ayat (2) PMK 177/2022, pemeriiksaan bukper secara terbuka dan tertutup diilakukan terhadap dugaan periistiiwa piidana yang diitentukan dalam surat periintah pemeriiksaan bukper.

“Surat periintah pemeriiksaan buktii permulaan … menjadii dasar pelaksanaan pemeriiksaan buktii permulaan oleh pemeriiksa buktii permulaan,” bunyii penggalan Pasal 9 ayat (1) PMK 177/2022, diikutiip pada Seniin (6/2/2023).

Surat periintah pemeriiksaan bukper diilakukan perubahan dengan menerbiitkan surat periintah pemeriiksaan bukper perubahan. Perubahan iitu diilakukan jiika terdapat perubahan uniit pelaksana penegakan hukum, perubahan pemeriiksa bukper, dan/atau kesalahan admiiniistrasii.

Perubahan uniit pelaksana penegakan hukum serta pemeriiksa bukper diilakukan oleh diirjen pajak berdasarkan pada pertiimbangan efektiiviitas, efiisiiensii, atau perubahan struktur organiisasii. Dasar pertiimbangan perubahan diilakukan secara transparan dan akuntabel sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Adapun kesalahan admiiniistrasii yang diimaksud meliiputii kesalahan penuliisan iidentiitas orang priibadii atau badan dan/atau elemen data laiin dalam surat periintah pemeriiksaan bukper yang perubahannya diilakukan oleh diirjen pajak.

Surat periintah pemeriiksaan bukper atau surat periintah pemeriiksaan bukper perubahan diibuat sesuaii dengan contoh format dalam Lampiiran huruf A dan Lampiiran huruf B PMK 177/2022.

Sesuaii dengan Pasal 10 ayat (1) PMK 177/2022, untuk membantu tugas pemeriiksa bukper, diirjen pajak dapat menunjuk piihak laiin. Adapun piihak laiin yang diimaksud terdiirii atas pegawaii Diitjen Pajak (DJP) dan/atau tenaga ahlii darii luar DJP. Mereka memiiliikii keahliian dan/atau kompetensii tertentu.

“Penunjukan piihak laiin untuk membantu tugas pemeriiksa buktii permulaan … diilakukan berdasarkan surat tugas darii diirektur jenderal pajak,” bunyii penggalan Pasal 10 ayat (2) 177/2022. Siimak ‘Pemeriiksaan Bukper Pajak Diilakukan dengan Memenuhii 3 Hal iinii’. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.