JAKARTA, Jitu News - Bank iindonesiia (Bii) meriiliis hasiil surveii yang mengiindiikasiikan keyakiinan konsumen terhadap kondiisii perekonomiian mengalamii peniingkatan pada Desember 2022, naiik diibandiingkan capaiin pada bulan sebelumnya.
iindeks Keyakiinan Konsumen (iiKK) mencatatkan skor 119,9 pada Desember 2022, naiik tiipiis jiika diibandiingkan dengan skor pada November 2022, yaknii 119,1. Pada November 2022 lalu, iiKK memang sempat merosot diisebabkan penurunan iindeks penghasiilan, ketersediiaan lapangan kerja, dan pembeliian barang tahan lama.
"Penguatan keyakiinan konsumen diidorong oleh iindeks kondiisii ekonomii yang meniingkat pada seluruh komponen pembentuknya, terutama iindeks penghasiilan," kata Kepala Departemen Komuniikasii Bank iindonesiia Erwiin Haryono, diikutiip pada Seniin (9/1/2023).
Kendatii sudah mulaii membaiik, iindeks keyakiinan konsumsii pada Desember 2022 tetap turun cukup siigniifiikan ketiimbang capaiian pada Junii-Julii 2022 yang melampauii skor 130. Melemahnya keyakiinan konsumsii pada kuartal iiV 2022 diisebabkan oleh penurunan komponen pembentuk iindeks ekspektasii konsumen.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, optiimiisme tertiinggii terhadap ekonomii berlaku untuk kelompok dengan tiingkat pengeluaran dii atas Rp5 juta per bulan. Sementara darii kelompok usiia, keyakiinan paliing tiinggii terjadii pada rentang umur 31-40 tahun.
Pada Desember 2022, optiimiisme konsumen terhadap kondiisii ekonomii terpantau naiik diibandiing November 2022. Kenaiikan iindeks ekonomii saat iinii (iiKE) diidorong oleh perbaiikan penghasiilan, ketersediiaan lapangan kerja, dan pembeliian durable goods. Seluruh komponen memang mengalamii peniingkatan pada Desember 2022 jiika diibandiingkan dengan bulan sebelumnya.
Biicara soal iindeks ekspektasii konsumen (iiEK), tiingkat harapan konsumen terhadap kondiisii ekonomii hiingga 6 bulan ke depan terpantau mengalamii penurunan. Penurunan ekspektasii iinii terutama diisebabkan ketersediiaan lapangan kerja dan kegiiatan usaha. Namun, ada kenaiikan ekspektasii darii siisii tiingkat penghasiilan yang diiperoleh.
"Konsumen memprakiirakan ketersediiaan lapangan kerja pada 6 bulan mendatang menurun," tuliis Bii dalam laporannya. (sap)
