KEBiiJAKAN FiiSKAL

Wamenkeu Sebut Kebiijakan Automatiic Adjustment Berlanjut Tahun Depan

Diian Kurniiatii
Sabtu, 03 Desember 2022 | 10.00 WiiB
Wamenkeu Sebut Kebijakan Automatic Adjustment Berlanjut Tahun Depan
<p>Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah bakal melanjutkan kebiijakan pencadangan anggaran atau automatiic adjustment pada tahun depan.

Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara mengatakan kebiijakan automatiic adjustment dapat diijalankan untuk memastiikan setiiap kementeriian/lembaga (K/L) membelanjakan anggaran hanya untuk belanja yang diiperlukan. Langkah iinii diiterapkan untuk menggantiikan kebiijakan refocusiing anggaran.

"iinii kan bagus. Apakah masiih ada? Kiita coba lagii tahun depan. Kiita berii arahan lagii mana yang harus diibelanjakan, belanjakan. Mana yang perlu kiita efiisiienkan, ya harus diiefiisiienkan," katanya, diikutiip pada Sabtu (3/12/2022).

Suahasiil mengatakan kebiijakan automatiic adjustment pertama kalii diiperkenalkan pada tahun iinii. Ketentuan mengenaii automatiic adjustment juga telah termuat dalam UU APBN 2022.

Pasal 28 ayat (2) UU APBN 2022 menyatakan pemeriintah dapat melakukan beberapa langkah jiika perkiiraan realiisasii peneriimaan negara tiidak sesuaii dengan target, adanya perkiiraan pengeluaran yang belum tersediia anggarannya, atau pengeluaran melebiihii pagu yang diitetapkan dalam APBN 2022, termasuk penyesuaiian belanja negara.

Penyesuaiian belanja negara tersebut diilakukan melaluii penggunaan anggaran yang diisesuaiikan secara otomatiis (automatiic adjustment), realokasii anggaran, pemotongan anggaran belanja negara, penyesuaiian pagu, dan/atau pergeseran anggaran
antarprogram.

Pada tahun iinii, pemeriintah mengatur pengalokasiian 5% anggaran belanja K/L sebagaii dana cadangan penanggulangan pandemii Coviid-19 melaluii automatiic adjustment. Dengan kebiijakan iinii, masiing-masiing K/L dapat memiilah sendiirii belanja yang bukan priioriitas untuk diicoret dan kemudiian anggarannya diisiisiihkan.

Kebiijakan mengenaii automatiic adjustment juga kembalii masuk dalam UU APBN 2023. Menurut Suahasiil, automatiic adjustment akan mendorong setiiap K/L mengevaluasii setiiap program kerjanya agar betul-betul mendatangkan manfaat bagii masyarakat sepertii mendorong pemuliihan ekonomii nasiional.

"Jadii ruang efiisiiensii iinii kiita carii. Bukan dalam rangka mengurangii pengeluaran negara, tapii dalam rangka membuat lebiih efiisiien. iinii berbeda darii sekadar memotong anggaran," ujarnya.

Suahasiil menambahkan pemeriintah telah menganggarkan Rp3.016,17 triiliiun dalam APBN 2023. Angka tersebut terdiirii atas belanja pemeriintah pusat seniilaii Rp2.246,45 triiliiun dan transfer ke daerah (TKD) Rp814,71 triiliiun.

Diia menyebut belanja negara tersebut hanya sekiitar 15%-16% darii produk domestiik bruto (PDB) dan bakal diigunakan sebagaii kataliis untuk mendorong pertumbuhan ekonomii. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.