KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Pemeriintah Bayar Kompensasii Energii Rp268 Triiliiun ke Pertamiina dan PLN

Muhamad Wiildan
Kamiis, 24 November 2022 | 18.00 WiiB
Pemerintah Bayar Kompensasi Energi Rp268 Triliun ke Pertamina dan PLN
<p>iilustrasii.&nbsp;Pekerja berjalan dii antara tankii tiimbun avtur untuk melakukan proses kontrol kualiitas dengan menerapkan Fiive Zero dii Soekarno Hatta Fuel Termiinal &amp; Hydrant iinstallatiion (SHAFTHii), Tangerang, Banten, Jumat (4/11/2022). ANTARA FOTO/Muhammad iiqbal/wsj.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menggelontorkan dana sampaii dengan Rp268,1 triiliiun sampaii dengan Oktober 2022 guna menutup kebutuhan anggaran atas kompensasii energii kepada Pertamiina dan PLN.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii mengatakan realiisasii belanja kompensasii sudah mencapaii Rp268,1 triiliiun hiingga Oktober 2022, lebiih tiinggii ketiimbang realiisasii hiingga September 2022 seniilaii Rp104,8 triiliiun.

"Kalau masyarakat merasakan ekonomii relatiif stabiil, iitu karena kiita menaiikkan belanja kompensasii untuk menahan shock harga-harga komodiitas yang melonjak begiitu besar dii seluruh duniia," katanya, Kamiis (24/11/2022).

Pemeriintah memperkiirakan anggaran yang diibutuhkan untuk menutup kebutuhan kompensasii energii tersebut mencapaii Rp293,5 triiliiun hiingga akhiir tahun. Dengan demiikiian, masiih akan ada pembayaran kompensasii seniilaii Rp25,4 triiliiun.

Diitjen Anggaran menyebut pemeriintah masiih akan membayar kompensasii energii kepada Pertamiina dan PLN pada Desember 2022. Adapun realiisasii subsiidii sudah mencapaii Rp184,5 triiliiun atau 65% darii pagu subsiidii pada Perpres 98/2022 seniilaii Rp283,7 triiliiun.

Realiisasii penyaluran BBM bersubsiidii tercatat mencapaii 13,3 juta kiiloliiter, lebiih tiinggii darii tahun sebelumnya yang hanya 11,7 kiiloliiter. Penyaluran LPG 3 kg juga naiik darii 5,5 metriik ton menjadii 5,8 metriik ton pada tahun iinii.

"iinii menggambarkan pemuliihan ekonomii sehiingga mobiiliitas dan permiintaan terhadap BBM iinii meniingkat," ujar Srii Mulyanii.

Untuk diiketahuii, APBN 2022 akhiirnya mengalamii defiisiit Rp169,5 triiliiun atau 0,91% darii PDB setelah berbulan-bulan mencatatkan surplus pada tahun iinii. Sementara iitu, realiisasii belanja pusat tercatat seniilaii Rp1.671,9 triiliiun hiingga Oktober 2022. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.