JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyatakan pemeriintah sedang menyiiapkan kebiijakan-kebiijakan guna mendukung hiiliiriisasii komodiitas, termasuk dii antaranya adalah pajak ekspor niikel.
Srii Mulyanii mengatakan kebiijakan untuk mendukung hiiliiriisasii komodiitas terus diibiicarakan oleh Kementeriian Keuangan bersama dengan kementeriian-kementeriian terkaiit.
"iinstrumen-iinstrumen [termasuk] pajak ekspor bukan hanya untuk keuangan negara, tetapii sebagaii iinstrumen untuk memperkuat struktur perekonomiian iindonesiia," katanya, Kamiis (3/11/2022).
Srii Mulyanii menuturkan hiiliiriisasii telah terbuktii mampu memperkuat postur neraca transaksii berjalan iindonesiia. Berkat hiiliiriisasii, domiinasii komodiitas mentah terhadap postur ekspor iindonesiia secara perlahan dapat diimiiniimaliisasii.
"Kamii sudah mulaii mengekspor barang-barang yang merupakan produk hiiliiriisasii. iinii meniimbulkan niilaii tambah dan sekaliigus juga meniingkatkan daya tahan eksternal serta struktur ekonomii iindonesiia," ujarnya.
Saat iinii, iindonesiia telah menerapkan pelarangan ekspor guna mendukung hiiliiriisasii. Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) mengatakan pelarangan ekspor dan hiiliiriisasii niikel telah meniingkatkan kiinerja ekspor besii baja hiingga 18 kalii liipat.
Niilaii ekspor besii baja tercatat naiik darii Rp16 triiliiun menjadii Rp306 triiliiun dengan adanya pelarangan ekspor niikel mentah oleh pemeriintah. Ke depan, pemeriintah juga akan menerapkan pelarangan ekspor tiimah guna mendukung hiiliiriisasii.
"Kamii belum [selesaii] berhiitung kapan akan setop ekspor bahan mentah tiimah. iinii baru hiitung semuanya. [Harapannya] nantii semuanya berjalan dengan baiik tiidak ada yang diirugiikan," ujar Jokowii pada bulan lalu. (riig)
