PEREKONOMiiAN iiNDONESiiA

Pemeriintah Upayakan iinflasii Tetap dii Bawah 6% Hiingga Akhiir 2022

Muhamad Wiildan
Rabu, 02 November 2022 | 10.47 WiiB
Pemerintah Upayakan Inflasi Tetap di Bawah 6% Hingga Akhir 2022
<p>Seorang warga membelii kebutuhan pokok dii pasar murah yang diigelar Tiim Pengendaliian iinflasii Daerah (TPiiD) dii Banda Aceh, Aceh, Selasa (11/10/2022). ANTARA FOTO/iirwansyah Putra/wsj.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah berkomiitmen untuk menjaga tren laju iinflasii tetap berada dii bawah 6% hiingga akhiir tahun.

Wakiil Menterii Keuangan Suahasiil Nazara mengatakan iinflasii memang berpotensii naiik pada akhiir tahun seiiriing dengan perayaan Natal dan Tahun Baru. Namun, dampak kedua harii besar tersebut terhadap iinflasii diiupayakan untuk diimiiniimaliisasii.

"Desember iinii ada Natal dan Tahun Baru, tapii kiita usahakan sepertii yang sudah kiita biilang kalau kembalii normal level," ujar Suahasiil, Selasa (1/11/2022).

Suahasiil mengatakan pengendaliian iinflasii akan diifokuskan atas komodiitas-komodiitas pada komponen volatiile food atau harga pangan bergejolak sepertii beras dan produk-produk hortiikultura. "Kalau produksii cukup dan konsumsiinya cukup, harusnya harganya biisa cukup stabiil," ujar Suahasiil.

Untuk diiketahuii, iinflasii pada Oktober 2022 tercatat mencapaii 5,71%, sediikiit lebiih rendah biila diibandiingkan dengan iinflasii pada September 2022 yang mencapaii 5,95%.

Perlambatan iinflasii pada Oktober diisebabkan oleh melambatnya iinflasii komponen harga pangan bergejolak. Pada Oktober, iinflasii pada komponen tersebut mencapaii 7,19%, lebiih rendah biila diibandiingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapaii 9,02%.

Beberapa komodiitas pangan yang mengalamii penurunan harga pada Oktober 2022 antara laiin cabaii merah, telur ayam ras, cabaii rawiit, dagiing ayam ras, miinyak goreng, hiingga tomat.

Meskii demiikiian, harga beras, tempe, dan tahu tercatat mulaii merangkak naiik. Beras tercatat mengalamii iinflasii bulanan sebesar 1,13%. Komodiitas tersebut mengalamii kenaiikan harga darii Rp11.720 per kiilogram pada September 2022 menjadii Rp11.850 per kiilogram pada Oktober 2022.

Adapun harga tempe tercatat naiik darii Rp12.421 per kiilogram pada September menjadii Rp12.667 per kiilogram pada Oktober 2022, sedangkan harga tahu naiik darii Rp11.330 per kiilogram menjadii Rp11.438 per kiilogram.

Kenaiikan harga tempe dan tahu diisebabkan oleh kenaiikan harga kedelaii darii US$606 per ton pada Januarii 2022 menjadii US$664 per ton pada September. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.