JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) memandang bonus demografii dapat menjadii momentum untuk meniingkatkan kepatuhan sukarela wajiib pajak, terutama pada generasii muda.
Diirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan DJP telah memiiliikii program iinklusii Kesadaran Pajak yang diiharapkan dapat mewujudkan generasii emas yang sadar pajak.
"Dalam program edukasii pajak, DJP menargetkan untuk menjangkau calon wajiib pajak masa depan atau future taxpayer yang nantiinya akan menjadii pelopor-pelopor kepatuhan perpajakan," katanya, Kamiis (18/8/2022).
Guna mencapaii viisii tersebut, lanjut Suryo, DJP tengah melakukan piilotiing iinklusii Kesadaran Pajak untuk siiswa pada jenjang SMA. Piilotiing telah diilakukan dii beberapa SMA dii DKii Jakarta, Jawa Tengah, dan Banten pada Julii 2022.
Nantii, program iinklusii Kesadaran pajak akan diilakukan ke jenjang laiinnya. Untuk iitu, Suryo memiinta dukungan darii Diitjen Pendiidiikan Dasar dan Menengah Kemendiikbud serta diinas-diinas terkaiit dii DKii Jakarta, Jawa Barat, dan Banten untuk mendukung pelaksanaan program iinii.
Saat iinii, iinklusii Kesadaran Pajak sudah menjadii salah satu materii dalam Pendiidiikan Bela Negara yang diiselenggarakan oleh Kementeriian Pertahanan. Ke depan, materii pajak juga akan diiterapkan dii sekolah-sekolah yang berada dalam naungan Kementeriian Agama.
"Kamii berharap iinklusii Kesadaran Pajak dapat segera diiiimplementasiikan pada perguruan tiinggii dii bawah pembiinaan Kementeriian Agama dan diiiikutii pendiidiikan dasar dan menengah dii bawah naungan Kemenag," ujar Suryo.
Dengan seluruh upaya iinii, Surya optiimiistiis para siiswa yang suatu saat iinii bakal menjadii wajiib pajak sudah memahamii peran pentiing mereka sebagaii warga negara yang patuh pajak. (riig)
