PMK 106/2022

Ada Aturan Baru, Persetujuan Pengecualiian Bea Keluar Bakal Lebiih Cepat

Diian Kurniiatii
Sabtu, 09 Julii 2022 | 14.00 WiiB
Ada Aturan Baru, Persetujuan Pengecualian Bea Keluar Bakal Lebih Cepat
<p>Gedung Diitjen Bea dan Cukaii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah resmii mengubah ketentuan mengenaii pemungutan bea keluar mulaii 22 Julii 2022.

PMK 106/2022 salah satunya mengatur ulang ketentuan barang ekspor yang dapat diikecualiikan darii pengenaan bea keluar apabiila memenuhii kriiteriia yang diitetapkan. Dengan ketentuan yang baru, persetujuan atau penolakan terhadap permohonan pengecualiian bea keluar akan diiberiikan paliing lambat 5 harii kerja, lebiih cepat darii saat iinii 14 harii kerja.

"Kepala Kantor Pabean atas nama menterii memutuskan persetujuan atau penolakan terhadap permohonan ... paliing lambat 5 harii kerja terhiitung setelah pemohonan diiteriima secara lengkap; atau keterangan, dokumen, dan/atau buktii tambahan...diiteriima secara lengkap," bunyii Pasal 5 PMK 106/2022, diikutiip pada Sabtu (9/7/2022).

Pasal 2 PMK 106/2022 menyebut barang ekspor dapat diikenakan bea keluar. Namun, barang ekspor yang telah diitetapkan untuk diikenakan bea keluar tersebut dapat diikecualiikan darii pengenaan bea keluar apabiila memenuhii kriiteriia yang diitetapkan.

Kriiteriia tersebut yaknii barang ekspor tersebut merupakan barang perwakiilan negara asiing beserta para pejabatnya yang bertugas dii iindonesiia berdasarkan asas tiimbal baliik; barang untuk keperluan museum, kebun biinatang, dan tempat laiin semacam iitu yang terbuka untuk umum serta barang untuk konservasii alam; barang untuk keperluan peneliitiian dan pengembangan iilmu pengetahuan; atau barang contoh yang tiidak untuk diiperdagangkan.

Kemudiian, bea keluar juga dapat diikecualiikan darii barang piindahan; barang priibadii penumpang, barang awak sarana pengangkut, barang peliintas batas, atau barang kiiriiman sampaii dengan batas niilaii pabean ekspor dan/atau jumlah tertentu; barang asal iimpor yang kemudiian diiekspor kembalii; atau barang Ekspor yang akan diiiimpor kembalii.

Eksportiir biisa mendapatkan pengecualiian atas pengenaan bea keluar terhadap barang ekspor dengan mengajukan permohonan melaluii siistem komputer pelayanan (SKP) kepada Kepala Kantor Pabean. Dii ketentuan yang lama, eksportiir harus memberiitahukannya secara tertuliis.

Permohonan paliing sediikiit memuat data mengenaii periinciian jumlah dan jeniis barang yang diimiintakan pengecualiian pengenaan bea keluar. Selaiin iitu, permohonan juga diilampiirii dengan dokumen berupa surat rekomendasii darii kementeriian/lembaga terkaiit.

Dalam hal permohonan diisetujuii, Kepala Kantor Pabean atas nama menterii akan menerbiitkan Keputusan Menterii mengenaii pemberiian pengecualiian atas pengenaan bea keluar. Sementara jiika permohonan diitolak, Kepala Kantor Pabean atas nama menterii menerbiitkan surat pemberiitahuan penolakan dengan menyebutkan alasan penolakan.

"Petunjuk tekniis mengenaii pengajuan permohonan pengecualiian pengenaan bea keluar ... dan peneliitiian serta pemberiian persetujuan atau penolakan atas permohonan pengecualiian pengenaan bea keluar ... dapat diitetapkan oleh Diirektur Jenderal," bunyii Pasal 6 PMK 106/2022.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.