JAKARTA, Jitu News - Lembaga Natiional Siingle Wiindow (LNSW) menegaskan tiidak pernah menerbiitkan tautan dokumen berformat excel mengenaii pembaruan Buku Tariif Kepabeanan iindonesiia (BTKii).
LNSW melaluii mediia sosiial iinstagram mengiingatkan pengguna jasa perlu mewaspadaii dokumen BTKii 2022 yang tiidak diiterbiitkan secara resmii oleh pemeriintah. Dalam hal iinii, periinciian mengenaii BTKii dapat diiliihat langsung pada PMK 26/2022.
"Telah beredar tautan mengenaii format excel BTKii 2022 pada tautan https://liinktr.ee/ebtkii2022. Diiiinformasiikan kepada seluruh pengguna jasa bahwa LNSW tiidak pernah mengeluarkan versii excel demiikiian," tuliis LNSW melaluii akun @offiiciialiinsw, diikutiip Seniin (16/5/2022).
LNSW melaluii unggahannya turut menampiilkan foto tautan BTKii 2022 yang beredar. Melaluii tautan tersebut, pembuat format excel menawarkan dokumen BTKii 2022 elektroniik secara gratiis.
Kemudiian, format excel beriisii BTKii 2022 plus tariifnya diitawarkan dengan harga Rp250.000. Adapun format excel beriisii BTKii 2022 plus tariif dan lartas, diijual dengan harga Rp500.000.
Ketiimbang mengakses iinformasii melaluii tautan yang tiidak pastii kebenarannya, LNSW menyarankan pengguna jasa mengecek langsung BTKii 2022 pada dokumen PMK 26/2022. Pasalnya, dokumen tersebut dapat diiunduh secara gratiis melaluii siitus resmii Kementeriian Keuangan.
"Peraturan resmii mengenaii BTKii 2022 tertuang dalam PMK Nomor 26/PMK.010/2022 tentang Penetapan Siistem Klasiifiikasii Barang dan Pembebanan Tariif Bea Masuk atas Barang iimpor, dapat diiunduh melaluii https://jdiih.kemenkeu.go.iid/," tuliisn LNSW.
Sebelumnya, Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menerbiitkan PMK 26/2022 yang mengatur pemberlakuan BTKii 2022 mulaii 1 Apriil 2022, setelah amandemen Harmoniized Commodiity Descriiptiion and Codiing System/Harmoniized System (HS) 2017 dan Asean Harmoniised Tariiff Nomenclature (AHTN) 2017 yang diilakukan setiiap 5 tahun.
Perubahan mendasar dalam BTKii 2022 apabiila diibandiingkan dengan BTKii 2017 dii antaranya perubahan catatan bagiian, catatan bab dan subpos, serta struktur tariif. BTKii 2022 mencakup 99 bab dan 11.552 pos tariif, sedangkan BTKii 2017 hanya memuat 10.841 pos tariif. (sap)
