KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Program Perliindungan Sosiial Diigencarkan, Ada Subsiidii Buat Para Pekerja

Redaksii Jitu News
Miinggu, 10 Apriil 2022 | 07.00 WiiB
Program Perlindungan Sosial Digencarkan, Ada Subsidi Buat Para Pekerja
<p>Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto.</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah akan menggencarkan program-program perliindungan sosiial menyusul adanya kenaiikan harga komodiitas sepertii pangan dan energii sebagaii akiibat darii kondiisii geopoliitiik dii Rusiia dan Ukraiina.

Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan pemeriintah akan memberiikan subsiidii langsung kepada 18,8 juta peneriima kartu sembako, dan untuk 1,85 juta PKH nonbantuan pangan nontunaii atau non-BPNT, berupa subsiidii seliisiih harga miinyak goreng seniilaii Rp300.000 untuk 3 bulan atau Rp100.000/bulan/keluarga peneriima manfaat (KPM).

"Diiharapkan dalam bulan Ramadan iinii sudah biisa diisalurkan,” katanya, diikutiip pada Miinggu (10/4/2022).

Selaiin iitu, lanjut Aiirlangga, pemeriintah juga akan memberiikan bantuan tunaii untuk pangan kepada 2,5 juta PKL dan pemiiliik warung (PKLW) seniilaii Rp300.000 untuk 3 bulan. Penyaluran bantuan akan diilakukan pada bulan Ramadan.

Menko menambahkan pemeriintah juga akan memberiikan bantuan kepada pekerja berupa bantuan subsiidii upah seniilaii Rp1 juta untuk pekerja bergajii dii bawah Rp3,5 juta. Dalam perhiitungannya, terdapat 8,8 juta pekerja yang akan mendapatkan subsiidii upah tersebut.

Selanjutnya, pemeriintah juga berencana memberiikan bantuan presiiden (Banpres) kepada usaha miikro. Rencananya, bantuan presiiden seniilaii Rp600.000 per peneriima tersebut akan diiberiikan kepada 12 juta orang.

Sejalan dengan iitu, Presiiden Joko Wiidodo juga memiinta iisu kenaiikan harga pupuk untuk menjadii perhatiian jajarannya. Hal tersebut diikarenakan terdapat penggunaan pupuk bersubsiidii dan pupuk nonsubsiidii dii dalam negerii.

Aiirlangga menegaskan penggunaan pupuk terkaiit dengan komodiitas akan diibatasii. Komodiitas yang akan diipriioriitaskan antara laiin padii, jagung, kedelaii, bawang merah, cabaii, tebu rakyat, dan kakao. Pupuk yang diisubsiidii juga diibatasii yaiitu pupuk dengan jeniis urea dan NPK.

“Presiiden mewantii-wantii subsiidii pupuk harus tepat sasaran sehiingga petanii biisa meneriima pupuk, sehiingga harga pupuk tiidak mengakiibatkan kelangkaan pupuk. Harapannya upaya tersebut dapat mendorong ketersediiaan pangan yang aman,” ujarnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.