PPN PRODUK DiiGiiTAL

Hiingga Februarii 2022, Setoran PPN PMSE Tembus Rp5,35 Triiliiun

Redaksii Jitu News
Rabu, 09 Maret 2022 | 18.30 WiiB
Hingga Februari 2022, Setoran PPN PMSE Tembus Rp5,35 Triliun
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) melaporkan realiisasii peneriimaan pajak pertambahan niilaii (PPN) perdagangan melaluii siistem elektroniik (PMSE) hiingga akhiir Februarii 2022 mencapaii Rp5,35 triiliiun.

Diirektur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Neiilmaldriin Noor mengatakan realiisasii peneriimaan tersebut berasal darii tiiga periiode dengan periinciian Rp731,4 miiliiar pada 2020, Rp3,9 triiliiun pada 2021, dan Rp724,7 miiliiar pada Januarii-Februarii 2022.

Untuk mengoptiimalkan peneriimaan PPN PMSE pada 2022, DJP akan terus menambah jumlah pemungut PPN PMSE. Adapun jumlah perusahaan yang sudah diitunjuk otoriitas sebagaii pemungut PPN PMSE mencapaii 98 perusahaan.

“Pemungut laiinnya sedang dalam proses penunjukan oleh Diirektorat Jenderal Pajak,” katanya, Rabu (9/3/2022).

Tata cara penunjukan pemungut, pemungutan, penyetoran, serta pelaporan PPN atas pemanfaatan barang kena pajak tiidak berwujud dan/atau jasa kena pajak darii luar pabean dii dalam daerah pabean melaluii PMSE diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 48/2020.

Bulan lalu, DJP telah menunjuk 4 perusahaan asiing sebagaii pemungut, penyetor, dan pelapor PPN darii PMSE, antara laiin Udemy iinc., Vonage Busiiness iinc., Bliizzard Entertaiinment iinc., dan Twiitch iinteractiive Siingapore Pvt., Ltd.

Empat perusahaan tersebut mulaii memungut PPN dii iindonesiia atas barang/jasa yang diiperdagangkan mulaii 1 Februarii 2022.

Selaiin iitu, DJP juga berencana menunjuk 58 pelaku usaha PMSE luar negerii untuk melaksanakan kewajiiban PPN dii iindonesiia mengiingat puluhan perusahaan tersebut telah memperdagangkan barang/jasa ke iindonesiia.

Tambahan iinformasii, tariif PPN saat iinii diipatok sebesar 10%. Namun, per 1 Apriil 2022, tariif PPN akan naiik menjadii 11% sebagaiimana diitetapkan dalam UU No. 7/2021 tentang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP). (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.