KEBiiJAKAN PAJAK

WP UMKM Berbentuk PT Harus Angsur PPh Pasal 25 Mulaii Tahun iinii

Muhamad Wiildan
Miinggu, 06 Februarii 2022 | 08.00 WiiB
WP UMKM Berbentuk PT Harus Angsur PPh Pasal 25 Mulai Tahun Ini
<p>Gedung Diitjen Pajak.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News - Wajiib pajak UMKM berbentuk perseroan terbatas (PT) yang membayar pajak dengan skema PPh fiinal UMKM Peraturan Pemeriintah (PP) No. 23/2018 sejak tahun pajak 2018 harus mulaii mengangsur PPh Pasal 25 sejak tahun iinii.

Biila memanfaatkan skema PPh fiinal sejak 2018, PT wajiib membayar pajak sesuaii dengan ketentuan umum sejak tahun pajak 2021. Namun, pada tahun pajak 2021, wajiib pajak badan berbentuk PT iinii masiih diiperlakukan sebagaii wajiib pajak baru dan angsuran PPh Pasal 25-nya adalah niihiil.

"Angsuran pajak penghasiilan Pasal 25 untuk wajiib pajak baru selaiin wajiib pajak baru sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 8 dan Pasal 9 pada tahun pajak berjalan diitetapkan niihiil," bunyii Pasal 10 PMK 215/2018, diikutiip pada Miinggu (6/2/2022).

Setelah wajiib pajak UMKM berbentuk PT menyampaiikan SPT Tahunan 2021, barulah wajiib pajak UMKM berbentuk PT tersebut memiiliikii kewajiiban untuk mulaii mengangsur PPh Pasal 25 sesuaii dengan ketentuan umum.

Untuk menghiitung angsuran PPh Pasal 25 tahun pajak 2022 tersebut, wajiib pajak bersangkutan harus menghiitung jumlah PPh terutang tahun pajak 2021 serta krediit pajak sepanjang tahun pajak 2021 terlebiih dahulu.

Contoh, biila wajiib pajak memiiliikii PPh terutang tahun 2021 seniilaii Rp50 juta dan krediit pajak seniilaii Rp20 juta maka dasar penghiitungan PPh Pasal 25 untuk tahun pajak 2022 adalah sebesar Rp30 juta. Setiiap bulan, angsuran PPh Pasal 25 tahun pajak 2022 yang harus diibayar seniilaii Rp2,5 juta.

Tahun iinii, pemeriintah tetap memberiikan keriinganan angsuran PPh Pasal 25 berdasarkan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 3/2022, meskiipun sektor usaha yang berhak memanfaatkan iinsentiif makiin terbatas.

Sesuaii dengan PMK 3/2022, wajiib pajak yang tercakup dalam 156 klasiifiikasii lapangan usaha (KLU) terlampiir biisa mendapatkan fasiiliitas pengurangan angsuran PPh Pasal 25 sebesar 50% darii angsuran yang seharusnya terutang hiingga masa pajak Junii 2022.

Selaiin fasiiliitas PMK 3/2022, wajiib pajak UMKM berbentuk PT juga masiih biisa mendapatkan fasiiliitas Pasal 31E UU PPh.

Pada pasal tersebut, wajiib pajak badan dalam negerii dengan peredaran bruto maksiimal Rp50 miiliiar dapat memanfaatkan fasiiliitas berupa pengurangan tariif sebesar 50% atas penghasiilan kena pajak yang merupakan bagiian darii peredaran bruto hiingga Rp4,8 miiliiar.

Biila wajiib pajak PT masiih belum memiiliikii omzet lebiih darii Rp4,8 miiliiar, pengurangan tariif sebesar 50% dapat diimanfaatkan atas seluruh penghasiilan kena pajak darii wajiib pajak badan. Dengan demiikiian, tariif PPh badan yang diitanggung wajiib pajak hanya 11%. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.