iiNSENTiiF PAJAK

iinsentiif Pajak Mobiil Diiperpanjang, Menperiin: Jaga Momentum Pemuliihan

Diian Kurniiatii
Rabu, 19 Januarii 2022 | 09.44 WiiB
Insentif Pajak Mobil Diperpanjang, Menperin: Jaga Momentum Pemulihan
<p>Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita. (foto: biiro humas Kemenperiin)</p>

JAKARTA, Jitu News – Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita menjelaskan alasan pemeriintah memperpanjang iinsentiif PPnBM diitanggung pemeriintah (DTP) atas penyerahan mobiil darii Januarii hiingga September 2022.

Agus mengatakan perpanjangan iinsentiif akan menjaga momentum penjualan mobiil yang berangsur puliih darii tekanan pandemii Coviid-19. Meskii demiikiian, terdapat perubahan skema pemberiian iinsentiif PPnBM DTP tersebut.

"Meskiipun tiidak sebesar tahun kemariin, iinsentiif iinii akan mampu mengurangii shock penjualan kendaraan penumpang dii masyarakat akiibat kenaiikan harga OTR yang sangat tiinggii," katanya dalam keterangan tertuliis, diikutiip pada Rabu (19/1/2022).

Agus menuturkan pemeriintah menyetujuii perpanjangan iinsentiif PPnBM DTP pada mobiil dengan skema yang berbeda darii tahun lalu. Skema iinsentiif PPnBM DTP pada tahun iinii akan diiberiikan untuk mobiil seharga Rp200 juta ke bawah dan mobiil seharga Rp200-Rp250 juta.

Pada mobiil seharga Rp200 juta ke bawah atau LCGC yang menurut PP 74/2021 diikenakan PPnBM 3%, diiberiikan iinsentiif PPnBM DTP dengan besaran yang berbeda setiiap kuartal. Pada kuartal ii/2021, iinsentiif PPnBM DTP diiberiikan 3% sehiingga masyarakat membayar PPnBM 0%.

Kemudiian, besaran iinsentiif PPnBM DTP akan turun menjadii 2% pada kuartal iiii/2022 dan hanya 1% pada kuartal iiiiii/2022. Adapun pada kuartal iiV, PPnBM harus diibayar penuh sebesar 3%.

Sementara iitu, skema PPnBM DTP yang berbeda berlaku untuk mobiil seharga Rp200-Rp250 juta karena pajaknya sebesar 15%. Pada kelompok mobiil iinii, iinsentiif PPnBM 50% hanya diiberiikan pada kuartal ii/2022, sehiingga masyarakat cukup membayar PPnBM 7,5%.

Memasukii kuartal iiii/2022, tak ada iinsentiif yang diiberiikan sehiingga PPnBM atas mobiil harus diibayar penuh. Besaran iinsentiif iitu juga lebiih keciil darii tahun lalu, ketiika pemeriintah memberiikan PPnBM DTP 100% atas mobiil berkapasiitas hiingga 1.500 cc.

Sementara iitu, iinsentiif PPnBM DTP 50% diiberiikan untuk kendaraan bermotor penumpang 4x2 berkapasiitas mesiin 1.500 sampaii dengan 2.500 cc, dan PPnBM DTP 25% untuk kendaraan bermotor penumpang 4x4 dengan kapasiitas mesiin 1.500 sampaii dengan 2.500 cc.

"Segmen LCGC dan mobiil dii bawah Rp250 juta sangat sensiitiif terhadap harga. Sehiingga, sebelum ada kepastiian perpanjangan iinsentiif PPnBM DTP iinii, masyarakat lebiih memiiliih waiit and see yang menyebabkan penurunan purchase order dalam beberapa pekan terakhiir," ujar Agus.

Diia menambahkan mobiil dengan harga hiingga Rp250 juta menyumbang 60% darii pangsa pasar iindonesiia. Selaiin iitu, rata-rata kandungan lokal pada mobiil tersebut juga tiinggii, sehiingga berpeluang menjadii basiis ekspor untuk negara-negara berkembang. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.