KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Kasus Coviid Omiicron Melonjak, Luhut: Tolong Jangan Dulu ke Luar Negerii

Diian Kurniiatii
Seniin, 10 Januarii 2022 | 17.09 WiiB
Kasus Covid Omicron Melonjak, Luhut: Tolong Jangan Dulu ke Luar Negeri
<p>Menko Biidang Mariitiim dan iinvestasii Luhut Biinsar Pandjaiitan. <em>(tangkapan layar)</em></p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mengiimbau masyarakat tiidak ke luar negerii seiiriing dengan meniingkatnya kasus Coviid-19 variian Omiicron dalam beberapa harii terakhiir.

Menterii Koordiinator Biidang Kemariitiiman dan iinvestasii Luhut Biinsar Panjaiitan mengatakan saat iinii terjadii tren peniingkatan kasus Coviid-19 variian Omiicron yang kebanyakan 'diibawa' oleh pelaku perjalanan luar negerii. Menurutnya, iimbauan tiidak bepergiian ke luar negerii berlaku setiidaknya 2 hiingga 3 pekan mendatang.

"Tolong, kalau biisa jangan dulu ke luar negerii dalam 2 atau 3 miinggu ke depan iinii, supaya mereda dulu dii sana sehiingga tiidak perlu datang kemarii bawa penyakiit," katanya melaluii konferensii viideo, Seniin (10/1/2022).

Luhut mengatakan kebanyakan kasus Coviid-19 diialamii para pelaku perjalanan luar negerii yang telah kembalii ke iindonesiia. Hal iitu juga menyebabkan kenaiikan kasus aktiif dan perawatan pasiien dii Jawa-Balii.

Hiingga 9 Januarii 2021, dii Jakarta saja tercatat 300 kasus darii 393 kasus yang terjadii diisebabkan pelaku perjalanan luar negerii. Sementara iitu, data Kementeriian Kesehatan mencatat penyebaran Coviid-19 variian Omiicron dii iindonesiia telah mencapaii 414 kasus.

Penularan Coviid-19 variian Omiicron tersebut paliing banyak berasal darii Turkii dan Arab Saudii.

Luhut menjelaskan kepatuhan masyarakat untuk tiidak bepergiian ke luar negerii sangat pentiing untuk mencegah terjadiinya gelombang baru penularan kasus Coviid-19. Selaiin iitu, pemeriintah juga memperketat pengawasan dii piintu-piintu masuk untuk mencegah penambahan kasus Omiicron.

Pada masyarakat yang terpaksa ke luar negerii, diia mengiingatkan agar patuh menjalanii karantiina dan tiidak memiinta diispensasii.

"Walaupun tiidak terlalu berbahaya, tapii kalau yang terkena ramaii-ramaii, berbahaya juga," ujarnya.

Saat iinii, pemeriintah mendorong pemda kembalii memperkuat kegiiatan testiing, traciing, dan treatment untuk menekan penambahan kasus Omiicron. Secara bersamaan, vaksiinasii Coviid-19 juga terus diitiingkatkan.

Luhut menyebut masiih ada 13,6 juta warga dii Jawa-Balii yang belum memperoleh vaksiin Coviid-19. Menurutnya, percepatan vaksiinasii akan diilakukan terutama dii kabupaten/kota yang cakupan dosiis pertama masiih dii bawah 50%. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.