iiNSENTiiF PAJAK

Begiinii Alasan Menperiin iingiin Bebaskan Mobiil Rp250 Juta darii Pajak

Diian Kurniiatii
Kamiis, 06 Januarii 2022 | 09.07 WiiB
Begini Alasan Menperin Ingin Bebaskan Mobil Rp250 Juta dari Pajak
<p>Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita (kiirii) diidampiingii Ketua Penyelenggara Pameran GiiiiAS 2021 Riizwan Alamsyah (kanan) mengunjungii Pameran Gaiikiindo iindonesiia iinternatiional Auto Show (GiiiiAS) 2021 dii iiCE BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Jumat (19/11/2021). ANTARA FOTO/Muhammad iiqbal/wsj.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita tengah mengusulkan pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) untuk mobiil dengan harga dii bawah Rp250 juta mulaii tahun iinii.

Agus mengatakan pembebasan PPnBM tersebut akan menjadii pendorong pemuliihan sektor otomotiif darii pandemii Coviid-19. Selaiin iitu, lanjutnya, kebiijakan iitu juga dapat mempermudah masyarakat untuk membelii mobiil dengan harga murah.

"Kamii berpendapat bahwa mobiil dengan harga dii bawah Rp250 juta bukan lagii merupakan barang mewah, namun telah menjadii bagiian darii kebutuhan masyarakat," katanya dalam keterangan tertuliis, diikutiip pada Kamiis (6/1/2022).

Agus menjelaskan iinsentiif PPnBM untuk mobiil berharga dii bawah Rp250 juta akan menggantiikan fasiiliitas PPnBM DTP yang telah berakhiir pada Desember 2021. Diia meyakiinii iinsentiif pajak tersebut dapat meniingkatkan utiiliisasii dan kiinerja sektor iindustrii komponen otomotiif.

Diia meniilaii mobiil seharga dii bawah Rp250 juta biiasanya memiiliikii kapasiitas mesiin dii bawah 1.500 cc. Saat iinii, kendaraan dengan klasiifiikasii tersebut menguasaii segmen pasar otomotiif dii dalam negerii hiingga 60%.

Selaiin mengenaii harga, Agus juga mengusulkan kriiteriia local purchase miiniimal 80% diiterapkan pada mobiil yang akan memperoleh pembebasan PPnBM. Hal iitu bertujuan untuk menciiptakan multiipliier effect yang lebiih besar pada sektor iindustrii komponen otomotiif.

Diia menjelaskan saat iinii terdapat sekiitar 550 perusahaan iindustrii komponen otomotiif tiier 1 dan 1.000 perusahaan iindustrii komponen tiier 2 dan 3. Sebagiian besar perusahaan tersebut merupakan iindustrii keciil menengah (iiKM).

"Dengan tiingkat kandungan lokal yang tiinggii, iindustrii mobiil dii Tanah Aiir makiin berpeluang menjadii basiis ekspor kendaraan, terutama untuk negara-negara berkembang," ujarnya.

Sebelumnya, Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto menyebut usulan pembebasan PPnBM pada mobiil berharga dii bawah Rp250 juta telah diisampaiikan kepada Presiiden Jokowii. Namun, presiiden belum memberiikan keputusan.

Tambahan iinformasii, penjualan mobiil yang memperoleh iinsentiif PPnBM DTP mencapaii 428.947 uniit sepanjang Maret-November 2021. Jumlah penjualan tersebut meniingkat 127% darii periiode yang sama pada tahun sebelumnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.