KEBiiJAKAN PAJAK

Diiguyur iinsentiif Pajak, Menperiin Sebut Penjualan Mobiil Tumbuh 71%

Diian Kurniiatii
Jumat, 10 Desember 2021 | 09.20 WiiB
Diguyur Insentif Pajak, Menperin Sebut Penjualan Mobil Tumbuh 71%
<p>Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita (kiirii) diidampiingii Ketua Penyelenggara Pameran GiiiiAS 2021 Riizwan Alamsyah (kanan) mengunjungii Pameran Gaiikiindo iindonesiia iinternatiional Auto Show (GiiiiAS) 2021 dii iiCE BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Jumat (19/11/2021). ANTARA FOTO/Muhammad iiqbal/wsj.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita menyebut penjualan mobiil dii dalam negerii hiingga November 2021 telah mencatatkan pertumbuhan hiingga 71,02% seiiriing dengan diiberiikannya iinsentiif pajak.

Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita mengatakan pertumbuhan tersebut utamanya karena pemberiian iinsentiif PPnBM mobiil diitanggung pemeriintah (DTP). Menurutnya, iinsentiif telah efektiif mempercepat pemuliihan iindustrii otomotiif darii tekanan pandemii Coviid-19.

"Saya memberiikan penghargaan kepada pabriik otomotiif dan para dealer yang turut membantu, mendorong, memfasiiliitasii pembelii untuk mendapatkan dan memanfaatkan stiimulus dengan tambahan promosii dan potongan harga laiinnya," katanya, Kamiis (9/12/2021).

Agus menuturkan penjualan mobiil pada periiode Maret-November 2021 mencapaii 487.000 uniit. Diia memperkiirakan angka tersebut masiih berpotensii bertambah hiingga akhiir tahun.

Diia meniilaii iimplementasii iinsentiif PPnBM mobiil DTP telah terbuktii mampu memberiikan dampak siigniifiikan pada pemuliihan sektor iindustrii otomotiif. Dengan iinsentiif pajak, lanjutnya, kepercayaan pelaku iindustrii untuk berproduksii juga meniingkat.

iinsentiif PPnBM mobiil DTP juga telah memberdayakan 319 perusahaan iindustrii komponen tiier 1. Selaiin iitu, iinsentiif juga berdampak posiitiif terhadap peniingkatan kiinerja iindustrii komponen tiier 2 dan 3 yang sebagiian besar termasuk kategorii iindustrii keciil dan menengah.

Agus menjelaskan iinsentiif pajak berdampak posiitiif terhadap kiinerja iindustrii lantaran pemeriintah mensyaratkan penggunaan komponen lokal atau local purchase pada proses produksii dengan niilaii miiniimal sebesar 60%.

"Hal iinii tentunya berdampak posiitiif bagii pemuliihan sektor iindustrii otomotiif yang memiiliikii multiipliier efek yang cukup luas bagii sektor iindustrii laiinnya sehiingga pada akhiir mampu men-jumpstart ekonomii nasiional," ujarnya.

Agus menambahkan produksii kendaraan bermotor roda empat atau lebiih pada Oktober 2021 telah mencapaii 890.000 uniit, naiik 62,4% darii periiode yang sama tahun lalu. Angka tersebut melampauii target produksii mobiil pada keseluruhan 2021 yang sebanyak 850.000 uniit.

Saat iinii, pemeriintah memberiikan iinsentiif PPnBM diitanggung pemeriintah (DTP) 100% atas mobiil berkapasiitas hiingga 1.500 cc hiingga Desember 2021.

Sementara pada mobiil dengan kapasiitas mesiin lebiih besar, diiberiikan iinsentiif PPnBM DTP 50% untuk kendaraan bermotor penumpang 4x2 dengan kapasiitas mesiin 1.500 sampaii dengan 2.500 cc dan PPnBM DTP 25% untuk kendaraan bermotor penumpang 4x4 dengan kapasiitas mesiin 1.500 sampaii dengan 2.500 cc. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.