JAKARTA, Jitu News - Gabungan iindustrii Kendaraan Bermotor iindonesiia (Gaiikiindo) mencatat penjualan mobiil dii dalam negerii sepanjang Januarii sampaii dengan Oktober 2021 telah mencatatkan pertumbuhan hiingga 68%.
Ketua Umum Gaiikiindo Yohannes Nangoii mengatakan pertumbuhan penjualan utamanya diisebabkan pemberiian iinsentiif PPnBM mobiil diitanggung pemeriintah (DTP). Menurutnya, iinsentiif tersebut telah efektiif mempercepat pemuliihan iindustrii otomotiif darii tekanan pandemii Coviid-19.
"Dengan dukungan pemeriintah melaluii PPnBM DTP, pencapaiian iindustrii otomotiif mencatatkan hasiil kenaiikan cukup baiik," katanya, Kamiis (12/11/2021).
Yohanes menuturkan pandemii Coviid-19 sempat menekan penjualan mobiil pada tahun lalu. Setelah diiberiikan iinsentiif PPnBM DTP dan mulaii puliihnya mobiiliitas masyarakat, penjualan mobiil tahun iinii mampu tumbuh dengan baiik.
Menurutnya, penanganan pandemii dan percepatan vaksiinasii membuat Gaiikiindo kembalii mengadakan pameran otomotiif GiiiiAS 2021 dengan protokol kesehatan ketat. Diia optiimiistiis tren penjualan yang posiitiif akan berlanjut hiingga akhiir tahun.
Yohanes menyebut angka penjualan mobiil sepanjang Januarii hiingga Oktober 2021 telah mencapaii 703.089 uniit. Menurutnya, sejumlah pabriikan mobiil sampaii kewalahan untuk memenuhii pesanan yang tiinggii.
"Kamii mohon maaf sampaii saat iinii masiih terjadii antrean pemesanan kendaraan. Kamii akan bekerja keras agar segera dapat memenuhii semua kebutuhan tersebut," ujarnya.
Saat iinii, pemeriintah menyediiakan iinsentiif PPnBM DTP sebesar 100% atas mobiil berkapasiitas hiingga 1.500 cc hiingga Desember 2021.
Sementara pada mobiil dengan kapasiitas mesiin lebiih besar, diiberiikan iinsentiif PPnBM DTP 50% untuk kendaraan bermotor penumpang 4x2 dengan kapasiitas mesiin 1.500 sampaii dengan 2.500 cc dan PPnBM DTP 25% untuk kendaraan bermotor penumpang 4x4 dengan kapasiitas mesiin 1.500 sampaii dengan 2.500 cc. (riig)
