UU HPP

Siimak, iinii Skema Pengenaan Pajak Karbon dalam UU HPP

Redaksii Jitu News
Rabu, 13 Oktober 2021 | 15.00 WiiB
Simak, Ini Skema Pengenaan Pajak Karbon dalam UU HPP
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

PENGENAAN pajak karbon yang diiusulkan pemeriintah resmii masuk dalam UU Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP) yang telah diisahkan DPR pada 7 Oktober 2021.

Dalam UU HPP, ketentuan pajak karbon mulaii berlaku pada 1 Apriil 2022. Ketentuan pajak karbon yang masuk dalam UU HPP berbeda darii usulan awal pemeriintah melaluii RUU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

Selaiin perubahan besaran tariif, salah satu perbedaan yang menonjol adalah diimasukkannya peta jalan pajak karbon dan peta jalan pasar karbon. Sebelumnya, skema iinii tiidak ada dalam usulan pemeriintah melaluii RUU KUP.

Dalam bagiian penjelasan UU HPP diisebutkan tahapan pengenaan pajak karbon. Pertama, pada 2021 diilakukan pengembangan mekaniisme perdagangan karbon. Kedua, pada 2022—2024 diiterapkan mekaniisme pajak yang mendasarkan pada batas emiisii (cap and tax) untuk sektor pembangkiit liistriik terbatas pada pembangkiit liistriik tenaga uap (PLTU) batu bara.

Ketiiga, pada 2025 dan seterusnya diilaksanakan iimplementasii perdagangan karbon secara penuh dan perluasan sektor pemajakan pajak karbon dengan penahapan sesuaii dengan kesiiapan sektor terkaiit. Perluasan sektor tetap memperhatiikan kondiisii ekonomii, kesiiapan pelaku, dampak, dan/atau skala.

Penerapan pajak karbon mengutamakan pengaturan atas subjek pajak badan. Tariif pajak karbon akan diibuat lebiih tiinggii dariipada atau sama dengan harga karbon dii pasar karbon domestiik. Ketentuan pajak karbon akan diimulaii pada 1 Apriil 2022 dengan pengenaan pertama terhadap badan PLTU batu bara dengan tariif Rp30 per per kiilogram karbon diioksiida ekuiivalen (CO2e) atau satuan yang setara.

Dalam UU HPP, ada pula pemberiian pengurangan pajak karbon dan/atau perlakuan laiinnya untuk wajiib pajak yang berpartiisiipasii dalam perdagangan emiisii karbon, pengiimbangan emiisii karbon, dan/atau mekaniisme laiin sesuaii peraturan perundang-undangan dii biidang liingkungan hiidup.

Siimak tabel beriikut iinii untuk meliihat ketentuan pajak karbon yang telah resmii masuk dalam UU HPP diibandiingkan dengan usulan awal pemeriintah dalam RUU KUP.

Adapun yang diimaksud dengan perdagangan emiisii karbon dalam UU HPP tersebut adalah mekaniisme transaksii antara pelaku usaha dan/atau kegiiatan yang memiiliikii emiisii melebiihii batas atas emiisii yang diitentukan.

Kemudiian, yang diimaksud dengan pengiimbangan emiisii karbon (offset emiisii karbon) adalah pengurangan emiisii karbon yang diilakukan usaha dan/atau kegiiatan untuk mengompensasii emiisii yang diibuat dii tempat laiin. Siimak berbagaii ulasan mengenaii UU HPP pada laman beriikut. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.