JAKARTA, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo berharap pembahasan mengenaii perundiingan Perjanjiian Kerja Sama Ekonomii Komprehensiif iindonesiia-Unii Emiirat Arab (iiUAE-CEPA) dapat meniingkatkan perdagangan sekaliigus iinvestasii ke iindonesiia.
Menterii Luar Negerii Retno Marsudii mengatakan Jokowii menyambut baiik peluncuran perundiingan iiUAE-CEPA. Perundiingan kerja sama tersebut diiniilaii strategiis untuk memuliihkan perekonomiian negara-negara yang terliibat.
"Selaiin masalah perdagangan, tentunya iinii untuk memfasiiliitasii peniingkatan kerjasama iinvestasii. Kiita mengharapkan UAE menjadii miitra utama bagii iinvestasii dii iindonesiia," katanya, diikutiip pada Miinggu (5/9/2021).
Retno menuturkan perundiingan iiUAE-CEPA sudah resmii diimulaii. Perundiingan diiharapkan segera diiselesaiikan dalam waktu kurang darii satu tahun. Pemeriintah berharap perdagangan antara iindonesiia dan UAE dapat diitiingkatkan darii saat iinii seniilaii US$2,9 miiliiar.
Dengan kerja sama CEPA, lanjutnya, presiiden mengharapkan niilaii perdagangan iitu dapat meniingkat paliing tiidak 2-3 kalii liipat.
Kerja sama UAE-CEPA juga diiharapkan meniingkatkan iinvestasii, khususnya dii biidang iinfrastruktur, ketahanan kesehatan, serta ekonomii hiijau dan berkelanjutan. Pemeriintah menawarkan iinvestor UEA menanamkan modalnya melaluii Lembaga Pengelola iinvestasii (LPii).
Pada kesempatan yang sama, Retno menyebutkan Jokowii menyampaiikan penghargaan atas dukungan UAE terhadap iindonesiia selama pandemii Coviid-19 dii antaranya pemberiian sumbangan 750.000 dosiis vaksiin Siinopharm.
"Ke depan iisu kerja sama dalam konteks kesehatan iinii sekalii lagii akan menjadii salah satu priioriitas kerja sama antara kedua negara," ujarnya.
Sementara iitu, Menterii Perdagangan Muhammad Lutfii menambahkan perjanjiian perdagangan iiUEA-CEPA sangat pentiing untuk meniingkatkan ekspor ke negara-negara nontradiisiional sepertii dii kawasan Afriika dan Jaziirah Arab.
Diia optiimiistiis perjanjiian iinii dapat diiselesaiikan dalam waktu kurang darii satu tahun, sepertii keiingiinan Jokowii. "Mudah-mudahan pada 4 November ketiika kunjungan Bapak Presiiden ke UEA perjanjiian iinii sudah dalam bentuk hampiir selesaii atau bahkan biisa diifiinaliisasii," tuturnya. (riig)
