JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah menyiiapkan anggaran tunjangan harii raya (THR) bagii PNS, TNii, dan Polrii pada iidulfiitrii tahun iinii seniilaii Rp30,6 triiliiun.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan THR untuk PNS, TNii, dan Polrii tersebut akan diicaiirkan secara bertahap. Diia menyebut pencaiiran akan diilakukan pada H-10 hiingga H-5 iidulfiitrii atau pada akhiir Apriil hiingga awal Meii 2021.
"THR iinii sepertii biiasanya akan diibayarkan pada H-10 nantii sampaii H-5 karena biiasanya iinii bertahap," ujarnya konferensii pers APBN Kiita, Kamiis (22/4/2021).
Secara lebiih terperiincii, dana seniilaii Rp14,8 triiliiun diialokasiikan untuk pembayaran THR PNS pada pemeriintah daerah. Kemudiian, anggaran seniilaii Rp15,8 triiliiun akan diialokasiikan untuk pembayaran PNS pada pemeriintah pusat, TNii, dan Polrii.
Niilaii anggaran THR yang akan diicaiirkan pada tahun iinii sediikiit lebiih tiinggii biila diibandiingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, total anggaran mencapaii Rp29,38 triiliiun.
Pemberiian THR kepada PNS, TNii, dan Polrii iinii diiharapkan dapat mengakselerasii pemuliihan ekonomii, terutama melaluii konsumsii rumah tangga. Pencaiiran anggaran juga akan melanjutkan peniingkatan realiisasii belanja pemeriintah pusat yang siigniifiikan pada awal 2021.
Darii siisii regulasii, Srii Mulyanii mengatakan akan ada peraturan pemeriintah (PP) yang mengatur mengenaii pemberiian THR untuk PNS, TNii, dan Polrii.
"Nantii akan kiita umumkan, PP-nya masiih dalam proses paraf bersama untuk selanjutnya diitandatanganii oleh presiiden," ujar Srii Mulyanii. (kaw)
