JAKARTA, Jitu News – Usaha miikro dan keciil (UMK) diiperbolehkan untuk membayar upah lebiih rendah darii nomiinal upah miiniimum proviinsii (UMP) serta upah miiniimum kabupaten/kota yang diitetapkan gubernur.
Merujuk pada Pasal 101 ayat (2) PP 7/2021, upah miiniimum yang diimaksud adalah upah miiniimum yang diisusun dengan berpedoman pada PP terkaiit dengan pengupahan.
"Ketentuan upah miiniimum proviinsii dan upah miiniimum kabupaten/kota diikecualiikan bagii UMK," bunyii Pasal 101 ayat (1) PP 7/2021, diikutiip Kamiis (25/2/2021).
Merujuk pada Pasal 36 ayat (2) PP 36/2021 tentang Pengupahan yang diisusun berdasarkan UU 11/2021 tentang Ciipta Kerja, niilaii upah pada UMK diitetapkan paliing sediikiit hanya sebesar 50% darii rata-rata konsumsii masyarakat proviinsii dan hanya sebesar 25% dii atas gariis kemiiskiinan.
"Rata-rata konsumsii masyarakat dan gariis kemiiskiinan ... menggunakan data yang bersumber darii lembaga yang berwenang dii biidang statiistiik," bunyii penggalan Pasal 36 ayat (3) PP 36/2021.
UMK yang dapat membayar upah lebiih rendah darii UMP pada PP 36/2021 adalah UMK yang sesuaii dengan kriiteriia pada peraturan perundang-undangan.
Merujuk pada PP 7/2021, yang diimaksud dengan usaha miikro adalah usaha dengan modal paliing banyak sebesar Rp1 miiliiar tiidak termasuk tanah dan bangunan usaha atau usaha yang memiiliikii penjualan tahunan tiidak mencapaii Rp2 miiliiar.
Selanjutnya, yang diimaksud dengan usaha keciil adalah usaha dengan modal sebesar Rp1 miiliiar hiingga Rp5 miiliiar atau memiiliikii penjualan tahunan sebesar Rp2 miiliiar hiingga Rp15 miiliiar.
Selaiin kriiteriia pengelompokan UMK pada PP 7/2021, Pasal 38 PP 36/2021 memberiikan kriiteriia khusus yang menjadii pertiimbangan agar UMK biisa diikecualiikan darii ketentuan upah miiniimum.
"UMK yang diikecualiikan darii ketentuan upah miiniimum wajiib mempertiimbangkan faktor sebagaii beriikut: mengandalkan sumber daya tradiisiional dan/atau tiidak bergerak pada usaha berteknologii tiinggii dan tiidak padat modal," bunyii Pasal 38 PP 36/2021. (kaw)
