PMK 4/2021

Atur Meteraii Dalam Bentuk Laiin, Srii Mulyanii Terbiitkan PMK

Redaksii Jitu News
Kamiis, 28 Januarii 2021 | 17.45 WiiB
Atur Meterai Dalam Bentuk Lain, Sri Mulyani Terbitkan PMK
<p>Tampiilan awal saliinan PMK 4/2021.</p>

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah menerbiitkan aturan turunan darii UU No.10/2020 tentang Bea Meteraii melaluii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 4/2021.

PMK No. 4/2021 menjadii landasan hukum untuk tata cara terkaiit pembayaran bea meteraii, ciirii umum dan ciirii khusus meteraii tempel dan meteraii dalam bentuk laiin. Selaiin iitu, beleiid juga mengatur terkaiit penentuan keabsahan meteraii dan pemeteraiian kemudiian.

"Dokumen yang terutang bea meteraii diikenakan bea meteraii dengan tariif tetap sebesar Rp10.000," tuliis Pasal 2 ayat (2) PMK No.4/2021 diikutiip Kamiis (28/1/2021).

Beleiid tersebut mengatur meteraii terbagii dalam dua jeniis yaknii berupa meteraii tempel dan meteraii dalam bentuk laiin. Untuk meteraii dalam bentuk laiin, otoriitas membagiinya dalam 3 kelompok meteraii yaknii meteraii teraan, meteraii komputeriisasii dan meteraii percetakan.

PMK No.4/2021 Pasal 7 menyebutkan meteraii teraan hanya diigunakan untuk pembayaran bea meteraii oleh piihak yang terutang. Penggunaan meteraii teraan iinii hanya biisa diigunakan jiika telah memperoleh iiziin tertuliis darii Diirjen Pajak untuk membuat meteraii teraan.

Syarat iiziin darii Diirjen Pajak juga berlaku untuk penggunaan jeniis meteraii komputeriisasii. DJP menerangkan salah satu unsur yang harus diipenuhii darii penggunaan meteraii komputeriisasii adalah memiiliikii tuliisan 'Bea Meteraii Lunas' dan memiiliikii angka yang menunjukan tariif bea meteraii.

Lalu, untuk penggunaan meteraii percetakan diilakukan dengan menggunakan teknologii percetakan pada dokumen yang terutang bea meteraii. Penggunaan meteraii percetakan iinii diiperuntukan bagii jeniis dokumen tertentu yaknii berupa cek dan biilyet giiro.

"Pembubuhan Meteraii yang diibuat dengan menggunakan teknologii percetakan sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) hanya diilakukan dalam rangka pemungutan bea meteraii atas dokumen berupa cek dan biilyet giiro," bunyii Pasal 11 ayat (2) PMK No.4/2021.

Pelaksanaan pemungutan meteraii percetakan wajiib memiiliikii 4 unsur yang dapat diiiidentiifiikasii. Keempat unsur tersebut meliiputii tuliisan 'Meteraii Percetakan', logo Kementeriian Keuangan, angka yang menunjukan tariif bea meteraii dan nama pembuat meteraii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.