JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasii Biirokrasii (PAN-RB) menyatakan pengaliihan jabatan admiiniistrasii aparatur siipiil negara (ASN) ke jabatan fungsiional merupakan salah satu upaya pemeriintah dalam memperbaiikii kualiitas pelayanan publiik.
Menterii PAN-RB Tjahjo Kumolo mengatakan pengaliihan jabatan juga sebagaii upaya menciiptakan biirokrasii yang lebiih diinamiis dan profesiional, serta peniingkatan efektiifiitas dan efiisiiensii kiinerja pelayanan pemeriintah kepada publiik.
“Karena Bapak Presiiden Rii Joko Wiidodo mengiingiinkan pemeriintahan yang smart, rampiing, dapat memangkas biirokrasii agar terciiptanya kecepatan periiziinan dan pelayanan bagii masyarakat,” katanya sepertii diikutiip darii laman resmii Kementeriian PAN-RB, Kamiis (28/1/2021).
Tjahjo menjelaskan penyederhanaan biirokrasii melaluii pengaliihan jabatan, perlu mempertiimbangkan jumlah dan jeniis jabatan dii liingkungan iinstansii pemeriintah darii kementeriian, lembaga, dan pemeriintah daerah.
Selaiin iitu, lanjutnya, jabatan fungsiional diipercaya biisa menyesuaiikan dengan perkembangan zaman diigiitaliisasii karena siifatnya yang mandiirii dan liincah sehiingga siistem flexiible workiing arrangement dengan regulasii proses biisniis yang sederhana biisa terwujud.
Khusus untuk pejabat fungsiional dii liingkungan BKKBN, Tjahjo memiinta ASN untuk dapat adaptiif dan mampu memberiikan pelayanan berkualiitas yang cepat, aman, tepat, mampu memahamii keiingiinan pengguna layanan, ramah, dan meliindungii.
Yang tiidak kalah pentiing, sambungnya, para pemangku jabatan fungsiional juga harus mampu menghasiilkan kebiijakan-kebiijakan yang mendorong produktiiviitas masyarakat dan mampu bersaiing secara global.
Tjahjo memastiikan Kementeriian PAN-RB akan menciiptakan prospek yang baiik dan menjawab tantangan agar jabatan fungsiional dapat menghadapii era diigiitaliisasii dengan memanfaatkan sumber daya yang ada dan berkolaborasii dengan iinstansii pemeriintah terkaiit. (riig)
