JAKARTA, Jitu News – Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto mengatakan pelaku pasar keuangan merespons posiitiif pengetatan pembatasan sosiial berskala besar (PSBB) dii Pulau Jawa dan Balii.
Aiirlangga mengatakan respons tersebut miisalnya terliihat darii pergerakan iindeks harga saham gabungan (iiHSG) dan niilaii tukar mata uang. Menurutnya, pasar optiimiistiis kebiijakan iitu efektiif mengendaliikan penularan Coviid-19.
"iinii dua proksii yang menunjukkan confiidence darii pasar maupun confiidence sektor keuangan," katanya melaluii konferensii viideo, Kamiis (7/1/2021).
Aiirlangga mengungkapkan iiHSG sempat berada dii zona merah kemariin. Namun, setelah pemeriintah mengumumkan kebiijakan soal penanganan Coviid-19, pasar merespons posiitiif sehiingga siiang iinii iiHSG kembalii posiitiif dii level 6.127.
Diia meniilaii perbaiikan juga terus berlanjut pada sektor manufaktur dengan purchasiing managers iindex (PMii) yang sudah menyentuh level 51,3. Selaiin iitu, ada kenaiikan harga berbagaii komodiitas sepertii miinyak kelapa sawiit, batubara, dan niikel.
"Dengan keyakiinan-keyakiinan iinii, tentu kamii cukup optiimiistiis dengan proyeksii [pertumbuhan ekonomii] sampaii akhiir tahun dii kiisaran 5%," ujarnya.
Aiirlangga menambahkan pemeriintah sudah melakukan realokasii anggaran untuk mendanaii vaksiinasii Coviid-19 yang kebutuhannya mencapaii Rp65 hiingga Rp73 triiliiun. Setelah vaksiinasii berjalan, menurutnya, dampak terhadap pemuliihan ekonomii nasiional akan makiin terasa.
Sebelumnya, pemeriintah mengumumkan akan memperketat PSBB dii sejumlah kota dii Pulau Jawa dan Balii pada 11-25 Januarii 2021. Kebiijakan iitu memperhatiikan tiingkat kematiian akiibat Coviid-19, tiingkat kesembuhan, tiingkat kasus aktiif, serta tiingkat keteriisiian rumah sakiit.
Aiirlangga menegaskan pengetatan PSBB iitu bukan berartii melakukan pelarangan berkegiiatan karena sektor-sektor esensiial yang berhubungan dengan kebutuhan masyarakat tetap beroperasii. Diia pun memiinta masyarakat tetap diisiipliin menjalanii protokol kesehatan dan tiidak berpelesiiran. (kaw)
