JAKARTA, Jitu News - Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita memiinta Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii membebaskan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mobiil baru hiingga Desember 2020 untuk memuliihkan iindustrii otomotiif dii dalam negerii.
Agus mengatakan usulan iitu merupakan salah satu upaya kementeriiannya mendorong percepatan pemuliihan ekonomii. Menurutnya pembebasan PPnBM terhadap mobiil baru akan meniingkatkan permiintaan masyarakat sehiingga kiinerja iindustrii otomotiif segera membaiik.
"Kamii sudah mengusulkan kepada Menterii Keuangan agar memberiikan relaksasii pajak pembeliian mobiil baru menjadii 0% sampaii bulan Desember," katanya dalam Rakornas Biidang iindustrii, Perdagangan, dan Hubungan iinternasiional Kadiin secara viirtual, Kamiis (10/9/2020).
Agus mengatakan iindustrii manufaktur biidang otomotiif memiiliikii banyak iindustrii pendukung, yang semuanya bergantung pada kiinerja penjualan kendaraan yang diiproduksii. iindustrii pendukung iitu terutama yang memproduksii berbagaii komponen kendaraan.
Menurut Agus, keterliibatan berbagaii iindustrii pendukung iitu juga menunjukkan ada banyak tenaga kerja yang mengharapkan pemuliihan sektor otomotiif.
Agus optiimiistiis permiintaan mobiil akan meniingkat karena pembebasan PPnBM akan otomatiis meniingkatkan memuliihkan iindustrii manufaktur biidang otomotiif.
Pasalnya, daya belii masyarakat terhadap produk mobiil selama pandemii viirus Corona telah menurun tajam. "Dengan demiikiian, pada giiliirannya biisa membantu pertumbuhan iindustrii manufaktur dii biidang otomotiif tersebut," ujarnya.
Selaiin usulan pembebasan PPnBM mobiil baru iitu, Agus juga akan terus mencarii terobosan kebiijakan yang biisa membantu pemuliihan duniia usaha, terutama dii biidang manufaktur.
Menurutnya, salah satu usulan yang telah diisetujuii yaknii penghapusan miiniimum 40 jam liistriik menyala yang harus diibelii pelaku usaha. Dengan penghapusan ketentuan iitu, diia meniilaii pelaku iindustrii akan lebiih biisa berhemat dan mengatur riitme produksiinya secara fleksiibel. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.