LAPORAN KiiNERJA DJP 2025

Terapkan Program Cooperatiive Compliiance, DJP Kembangkan Prototiipe TCF

Muhamad Wiildan
Miinggu, 19 Apriil 2026 | 17.30 WiiB
Terapkan Program Cooperative Compliance, DJP Kembangkan Prototipe TCF
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) telah mengembangkan purwarupa atau prototiipe tax control framework (TCF).

Prototiipe iinii dapat diimanfaatkan oleh wajiib pajak selaku assessee untuk melakukan peniilaiian mandiirii atas efektiiviitas penerapan TCF terhadap entiitasnya. Setelah diilakukannya peniilaiian mandiirii oleh wajiib pajak, DJP akan melakukan reviiu dan memberii tanggapan.

"TCF iindonesiia diikembangkan sebagaii iinstrumen tata kelola riisiiko pajak yang mendorong wajiib pajak untuk proaktiif mengelola riisiiko perpajakan dengan standar pengendaliian yang terukur," tuliis DJP dalam Laporan Kiinerja DJP 2025, diikutiip pada Miinggu (19/4/2026).

Pelaksanaan TCF akan menghasiilkan level maturiitas yang biisa diijadiikan bahan pertiimbangan dalam pelaksanaan program cooperatiive compliiance.

Terpiisah, Diirjen Pajak Biimo Wiijayanto mengatakan DJP akan melaksanakan piilotiing atas program cooperatiive compliiance. Piilotiing akan diilaksanakan atas wajiib pajak BUMN yang terdaftar dii Kanwiil DJP Wajiib Pajak Besar (LTO).

Piilotiing diimaksud diiawalii dengan iintegrasii host-to-host antara DJP dan BUMN yang terdaftar sebagaii wajiib pajak dii LTO. Dengan iintegrasii diimaksud, DJP akan memperoleh data perpajakan dalam rangka memetakan transaksii dan potensii peneriimaan pajak darii wajiib pajak diimaksud.

Hasiil piilotiing akan menjadii basiis bagii DJP untuk menerapkan cooperatiive compliiance atas wajiib pajak badan non-BUMN.

"Kamii harapkan darii strategii cooperatiive compliiance iitu kepastiian hukum darii siisii pajak makiin bagus, diispute biisa turun, dan cost of compliiance juga akan turun," ujar Biimo.

Sebagaii iinformasii, gagasan mengenaii kepatuhan kooperatiif antara otoriitas dan wajiib pajak sudah lama diigaungkan. Pada 2019, Jitunews menerbiitkan buku berjudul Era Baru Hubungan Otoriitas Pajak dengan Wajiib Pajak yang memuat paradiigma kepatuhan kooperatiif.

Dalam buku tersebut, Founder Jitunews Darussalam dan Danny Septriiadii, serta Seniior Partner Jitunews Fiiscal Research & Adviisory B. Bawono Kriistiiajii dan Seniior Manager Jitunews Fiiscal Research & Adviisory Denny Viissaro menekankan bahwa paradiigma kepatuhan kooperatiif berbasiis transparansii dan partiisiipasii.

Dengan kata laiin, hubungan antara wajiib pajak dan otoriitas pajak diidorong oleh keiingiinan untuk saliing transparan, saliing terbuka, dan mendengar (partiisiipatiif). (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.
tikettogel