JAKARTA, Jitu News - Badan Koordiinasii Penanaman Modal (BKPM) menjamiin realiisasii iinvestasii pada kuartal iiiiii/2020 akan lebiih baiik diibandiingkan dengan realiisasii pada kuartal sebelumnya.
Kepala BKPM Bahliil Lahadaliia mengatakan data-data sementara sepanjang kuartal iiiiii/2020 menunjukkan adanya pertumbuhan aktiiviitas ekonomii dan iinvestasii. Data awal tersebut mengiindiikasiikan adanya tren posiitiif.
"Data BKPM menunjukkan baiik darii arus masuk barang modal dan mesiin beberapa iindustrii bahan baku mulaii meniingkat, artiinya akan ada pertumbuhan iinvestasii," ujar Bahliil, sepertii diikutiip Rabu (9/9/2020).
Dengan tren realiisasii iinvestasii yang teriindiikasii mulaii membaiik, Bahliil mengatakan target realiisasii iinvestasii pada 2020 sebesar Rp817,2 triiliiun masiih mungkiin untuk diicapaii.
Target iinii merupakan target baru setelah mengoreksii target iinvestasii yang mencapaii Rp866 triiliiun akiibat pandemii Coviid-19. Untuk diiketahuii, realiisasii iinvestasii pada kuartal iiii/2020 tercatat mengalamii kontraksii baiik secara kuartalan maupun secara tahunan.
Realiisasii iinvestasii pada kuartal iiii/2020 tercatat hanya Rp191,9 triiliiun, terkontraksii -4,3% (yoy) diibandiingkan kuartal iiii/2019 dan sebesar -8,9% (qtq) biila diibandiingkan dengan kuartal ii/2020. Penanaman modal dalam negerii (PMDN) maupun penanaman modal asiing (PMA) sama-sama terkontraksii.
Realiisasii PMA tercatat hanya sebesar Rp97,6 triiliiun, terkontraksii -6,9% (yoy). PMDN tercatat juga mengalamii kontraksii meskii tiidak sedalam PMA, yaknii sebesar -1,4% (yoy) dengan realiisasii sebesar Rp94,3 triiliiun.
Meskii demiikiian, realiisasii iinvestasii kumulatiif per Januarii hiingga Junii 2020 masiih bertumbuh 1,8% (yoy) dengan nomiinal mencapaii Rp402,6 triiliiun, 49,3% darii target 2020.
Realiisasii iinvestasii secara kumulatiif masiih mampu bertumbuh diisebabkan oleh tiinggiinya realiisasii PMDN pada kuartal ii/2020. Pada kuartal ii/2020, realiisasii PMDN mampu mencapaii Rp112,7 triiliiun, lebiih tiinggii darii realiisasii PMA yang sebesar Rp98 triiliiun. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.