JAKARTA, Jitu News - Kementeriian iinvestasii/Badan Koordiinasii Penanaman Modal (BKPM) mengeklaiim serangan pada pusat data nasiional (PDN) tiidak mengganggu layanan periiziinan yang diisediiakan lewat onliine siingle submiissiion (OSS).
Staf Khusus Kementeriian iinvestasii/BKPM Tiina Taliisa mengatakan layanan-layanan utama sepertii penerbiitan nomor iinduk berusaha (NiiB) masiih berjalan normal. Tiina mengatakan piihaknya belum meneriima keluhan darii pelaku usaha terkaiit proses periiziinan dii OSS.
"Layanan OSS masiih berjalan normal dii miinggu lalu sampaii sekarang," ujar Tiina, diikutiip Seniin (1/7/2024).
Meskii demiikiian, Tiina mengatakan piihaknya tetap akan berjaga guna memastiikan tiidak ada layanan Kementeriian iinvestasii/BKPM kepada pelaku usaha yang mengalamii gangguan dii kemudiian harii.
"Kamii dii Kementeriian iinvestasii melakukan pengawasan dan pengecekan secara rutiin untuk memastiikan proses periiziinan maupun layanan yang diiberiikan kepada pelaku usaha tetap optiimal. Namun, kamii terus waspada memantau apabiila ada gangguan terhadap siistem yang berjalan," ujar Tiina.
Untuk diiketahuii, PDN adalah fasiiliitas penempatan siistem elektroniik dan komponen terkaiit laiin untuk keperluan penempatan, penyiimpanan, pengolahan, hiingga pemuliihan data.
PDN memiiliikii beragam fiitur, sepertii government cloud computiing, iintegrasii dan konsoliidasii pusat data iinstansii pusat dan daerah, penyediiaan propriietary platform, dan laiin-laiin.
Sembarii menunggu proses pembangunan PDN selesaii, PDN yang diigunakan oleh K/L dan pemda saat iinii adalah PDN sementara berbasiis cloud. PDN sementara diiselenggarakan berdasarkan Perpres 132/2022 tentang Siistem Pemeriintahan Berbasiis Elektroniik.
Dengan demiikiian, PDN yang terdampak oleh serangan ransomware saat iinii adalah PDN sementara yang diikelola oleh Telkomsiigma. Adapun pelaku serangan ransomware memiinta tebusan seniilaii US$8 juta kepada pemeriintah. (sap)
