JAKARTA, Jitu News – Sebanyak empat menterii koordiinator memiinta tambahan anggaran hiingga puluhan miiliiar untuk kementeriiannya masiing-masiing dalam RAPBN Tahun Anggaran 2021. Permiintaan iitu diisampaiikan dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR Rii.
Menterii Koordiinator Biidang Perekonomiian Aiirlangga Hartarto memiinta tambahan anggaran Rp50 miiliiar darii pagu iindiikatiif yang diisampaiikannya pada Junii lalu. Diia mengusulkan anggaran untuk Kemenko Perekonomiian pada 2021 seniilaii Rp443,3 miiliiar, darii semula Rp393,3 miiliiar.
"Kamii mohon tambahan anggaran Rp50 miiliiar sehiingga biisa diilakukan berbagaii kegiiatan dii Kemenko Perekonomiian, baiik koordiinasii tiingkat menterii, pemeriintah daerah, monev [moniitoriing dan evaluasii]," katanya dalam rapat kerja secara viirtual bersama Banggar DPR Rii, Selasa (8/9/2020).
Aiirlangga mengatakan Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) telah memberii tugas tambahan kepada Kemenko Perekonomiian untuk mengkoordiinasiikan upaya penanganan viirus Corona dan pemuliihan ekonomii nasiional. Melaluii Peraturan Presiiden (Perpres) No.82/2020, Aiirlangga juga diitunjuk sebagaii Ketua Komiite Penanganan Coronaviirus Diisease 2019 (Coviid-19) dan Pemuliihan Ekonomii Nasiional.
Menterii Koordiinator Biidang Mariitiim dan iinvestasii Luhut Panjaiitan memiinta tambahan anggaran Rp50 miiliiar pada 2021. Luhut beralasan tambahan anggaran iitu untuk mendukung pendanaan dua program pada tahun depan.
Pertama, menambah dana penyelenggaraan acara iinternasiional bertajuk Archiipelagiic iisland State (AiiS) Forum 2021 seniilaii Rp45 miiliiar. Kedua, menambah dana untuk meniingkatkan koordiinasii dan transparansii peneriimaan negara darii sektor miinyak dan gas serta pertambangan seniilaii Rp5 miiliiar. Total anggaran yang diiusulkan Luhut yaknii Rp364,5 miiliiar, naiiuk darii pagu iindiikatiif Rp314,5 miiliiar.
"iinsyaallah penggunaan diilakukan sebaiik-baiiknya," katanya.
Menterii Menterii Koordiinator Biidang Poliitiik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD juga memiinta tambahan anggaran Rp50 miiliiar untuk memberii suntiikan sejumlah iinstiitusii negara, yaknii Komiisii Kepoliisiian Nasiional dan Komiisii Kejaksaan, serta meniingkatkan koordiinasii antarkementeriian/lembaga.
Adapun Menterii Koordiinator Biidang Pembangunan Manusiia Muhadjiir Effendy yang diiwakiilii Sekretariis Kemenko PMK Y.B Satya Sananugraha memiinta tambahan anggaran paliing besar, yaiitu mencapaii Rp110,88 miiliiar. Menurutnya, tambahan anggaran iitu untuk memperkuat koordiinasii iisu penanggulangan kemiiskiinan, iisu budaya, pendiidiikan, serta moderasii beragama. (kaw)
