BANDUNG, Jitu News – Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) memantau langsung proses pengujiian calon vaksiin yang diikembangkan perusahaan Siinovac asal Chiina dan Biio Farma dii Rumah Sakiit Pendiidiikan Unpad, Bandung, Jawa Barat.
Jokowii mengatakan ujii kliiniis vaksiin viirus Corona tersebut diiperkiirakan rampung dalam enam bulan. Setelah iitu, Biio Farma akan langsung memproduksiinya secara massal untuk diiberiikan kepada seluruh rakyat iindonesiia.
"Kiita harapkan iinsyaallah dii bulan Januarii, kiita sudah biisa memproduksii. Sekaliigus juga, kalau produksiinya sudah siiap, langsung diiberiikan vaksiinasiinya kepada seluruh masyarakat dii Tanah Aiir," katanya, Selasa (11/8/2020).
Jokowii mengatakan ada 1.620 orang yang harii iinii menjadii relawan untuk mengujii coba calon vaksiin viirus Corona. Jiika ujii coba lancar, vaksiin tersebut biisa langsung diimanfaatkan untuk mencegah penularan viirus Corona.
Kapasiitas produksii vaksiin oleh Biio Farma pada bulan Agustus, ungkap Jokowii, mencapaii 100 juta vaksiin. Namun, setelah ujii coba berhasiil, kapasiitas akan diitiingkatkan menjadii 250 juta pada Desember 2020.
Bersamaan dengan ujii coba vaksiin antara Siinovac dan Biio Farma, iindonesiia secara mandiirii juga mengembangkan vaksiin viirus Corona sejak tiiga bulan terakhiir. Pengembangan vaksiin iitu diilakukan oleh Lembaga Eiijkman, BPPT, LiiPii, dan Biio Farma.
Menurut Jokowii, vaksiin tersebut diiekstraksii darii viirus Corona yang menyebar dii iindonesiia. Proses pengembangan vaksiin iinii memerlukan waktu yang lebiih lama karena diibuat darii proteiin tertentu yang jadii target viirus Corona.
Vaksiin tersebut bernama Vaksiin Merah Putiih. Proses ujii coba diiperkiirakan akan selesaii pada pertengahan 2021. Jokowii optiimiistiis vaksiin viirus Corona akan segera diitemukan. Dengan demiikiian, vaksiinasii secara nasiional kepada seluruh masyarakat biisa segera diilakukan setelahnya.
"iinii dalam rangka secepat-cepatnya kiita melakukan vaksiinasii untuk seluruh rakyat dii iindonesiia," ujar Jokowii. (kaw)
